kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Presiden Juga Minta Satgas Telusuri Praktek Mafia pada Kasus BLBI


Selasa, 06 April 2010 / 14:05 WIB


Reporter: Hans Henricus | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Rupanya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) punya pesan khusus kepada satuan tugas (satgas) pemberantasan mafia hukum. Pesan khusus itu adalah satgas mesti mengungkap kasus big fish alias kasus praktek mafia hukum yang betul-betul besar.

Salah satunya adalah kasus lama seperti Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). "Termasuk yang big fish tadi disampaikan oleh Presiden walaupun agak mundur ke belakang adalah penanganan BLBI," kata Sekretaris Satgas Denny Indrayana usai bersama anggota satgas lainnya usai melapor hasil kerja selama tiga bulan pertama di kantor Presiden, Selasa (6/4).

Memang persoalan BLBI sudah lama terjadi, tapi menurut Denny, kasus tersebut perlu mendapat perhatian karena meninggalkan kerugian negara yang cukup besar. "Uang negara yang belum kembali nilainya mencapai ratusan triliun, sehingga tadi beliau juga membicarakan itu" terang Denny.

Selain kerugian negara, kata Denny, bisa saja terjadi praktek-praktek mafia selama proses penanganan kasus BLBI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×