kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.015   7,00   0,04%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Presiden Juga Minta Satgas Telusuri Praktek Mafia pada Kasus BLBI


Selasa, 06 April 2010 / 14:05 WIB


Reporter: Hans Henricus | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Rupanya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) punya pesan khusus kepada satuan tugas (satgas) pemberantasan mafia hukum. Pesan khusus itu adalah satgas mesti mengungkap kasus big fish alias kasus praktek mafia hukum yang betul-betul besar.

Salah satunya adalah kasus lama seperti Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). "Termasuk yang big fish tadi disampaikan oleh Presiden walaupun agak mundur ke belakang adalah penanganan BLBI," kata Sekretaris Satgas Denny Indrayana usai bersama anggota satgas lainnya usai melapor hasil kerja selama tiga bulan pertama di kantor Presiden, Selasa (6/4).

Memang persoalan BLBI sudah lama terjadi, tapi menurut Denny, kasus tersebut perlu mendapat perhatian karena meninggalkan kerugian negara yang cukup besar. "Uang negara yang belum kembali nilainya mencapai ratusan triliun, sehingga tadi beliau juga membicarakan itu" terang Denny.

Selain kerugian negara, kata Denny, bisa saja terjadi praktek-praktek mafia selama proses penanganan kasus BLBI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×