kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.599   46,00   0,26%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Presiden Jokowi: Taati protokol kesehatan, lakukan dengan disiplin 3M


Senin, 05 Oktober 2020 / 14:26 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo memberikan keterangan tentang perkembangan Program PEN di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 26 September 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta peran serta masyarakat untuk berubah, menyesuaikan diri, dan menaati protokol kesehatan, dengan disiplin melakukan 3M.

"Lakukan dengan disiplin 3M: memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan. Tetap optimistis mengatasi masalah," kata Presiden dalam pidato bertajuk Strategi Penanganan Covid-19 dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet.

"Saya percaya, jika kita saling melindungi, saling membantu, saling mengingatkan satu sama lain, kita akan mampu melalui masa-masa sulit ini," ujar Jokowi.

Presiden meminta masyarakat tidak meremehkan wabah Covid-19. "Ini realita, tapi jangan membuat kita pesimistis. Tujuh bulan ini Indonesia membuktikan mampu mengatasi masalah," sebutnya. 

Baca Juga: Serentak disiplin jalankan 3M: Kunci menekan penyebaran dan penularan virus corona

"Belum sempurna? Iya, tapi bisa kita perbaiki bersama-sama. Mengatasi pandemi ini memang sulit, memerlukan kerja keras bersama, dan saya yakin kita akan dapat melakukannya," 

Yang penting, Presiden menegaskan, dalam situasi pandemi Covid-19, jangan ada yang berpolemik. "Dan, jangan ada yang membuat kegaduhan-kegaduhan," tegas Jokowi.

Melansir situs Satgas Penanganan Covid-19, semua orang harus menggunakan masker kain jika terpaksa beraktivitas di luar rumah.

"Anda bisa menggunakan masker kain tiga lapis yang dapat dicuci dan digunakan berkali-kali, agar masker bedah dan N-95 tersedia bagi petugas medis dan mereka yang sakit," sebut Satgas Penanganan Covid-19.

Baca Juga: Tak bisa prediksi puncak Covid-19, Satgas: Semua tergantung masyarakat

Jangan lupa untuk mencuci masker kain menggunakan air sabun agar tetap bersih.

Selain itu, penggunaan masker yang keliru justru meningkatkan risiko penularan. "Jangan sentuh atau buka-tutup masker saat digunakan," kata Satgas Penanganan Covid-19. 

"Tetap jaga jarak minimal 1 meter dengan siapapun, jangan sentuh wajah dan cuci tangan pakai sabun sesering mungkin," imbuh Satgas Penanganan Covid-19.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindari kerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Selanjutnya: Jubir Satgas Covid-19: Tak ada yang kebal corona, termasuk yang rajin olahraga

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×