kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   13.000   0,51%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

Presiden Jokowi resmi larang mudik lebaran untuk cegah penyebaran virus corona


Selasa, 21 April 2020 / 11:17 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/ama.


Reporter: | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melarang mudik pada tahun 2020. Hal itu guna mencegah penyebaran virus corona (Covid-19). Larangan mudik diumumkan Jokowi dilakukan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

"Pada rapat hari ini saya ingin menyampaikan bahwa mudik semuanya akan kita larang," ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas melalui video conference di Istana Merdeka, Selasa (21/4).

Baca Juga: Sektor Manufaktur Makin Terimpit Pandemi Virus Corona, Ini Saham yang Bisa Dicermati

Sebelumnya pemerintah telah melarang mudik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, dan pegawai BUMN. Saat ini larangan tersebut akan diperluas.

Keputusan tersebut melihat hasil kajian yang dilakukan Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Bahwa masih ada masyarakat yang bersikeras untuk mudik.

"Survei Kemenhub disampaikan bahwa yang tidak mudik 68%, yang bersikeras mudik 24%, dan yang sudah mudik 7%. Masih ada angka yang sangat besar 24% tadi," terang Jokowi.

Oleh karena itu Jokowi meminta agar seluruh persiapan terkait larangan mudik disiapkan. Termasuk dalam pemberian jaring pengaman sosial untuk mencegah masyarakat yang mudik karena alasan ekonomi.

Baca Juga: Jalan tol bakal ditutup, kalau larangan mudik Lebaran diterapkan

Bantuan sosial (bansos) khusus telah mulai disalurkan. Sebanyak 1,3 juta pake bansos senilai Rp 600.000 akan diberikan kepada keluarga DKI Jakarta selama 3 bulan. Selain itu ada pula bansos khusus bagi 600.000 keluarga di Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Ada pula bantuan lain yang digenjot seperti kartu pra kerja. Termasuk bantuan langsung tunai (BLT) yang dipastikan akan segera disalurkan ke masyarakat minggu ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×