kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Presiden gelar rapat soal banjir dan tes CPNS


Jumat, 07 Februari 2014 / 10:04 WIB
ILUSTRASI. Meski sudah dicairkan ke rekening para pekerja, masih ada beberapa masyarakat terdampak yang belum menerima BSU 2022. KONTAN/Muradi/2017/01/04


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pagi ini menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri kabinet indonesia bersatu jilid II. Ada dua agenda yang menjadi tema pembahasan dalam rapat terbatas kali ini.

Pertama, pemerintah akan mengevaluasi dampak banjir yang terjadi akhir-akhir ini, di sejumlah daerah di seluruh Indonesia. Menurut SBY, banjir telah mengakibatkan kerusakan berbagai infrastruktur, terutama jalan. 

"Setelah curah hujan berkurang dan banjir reda barulah kita akan melakukan perbaikan secara menyeluruh," ujar SBY, Jumat (7/2). Kerusakan pada infrastruktur jalan, dianggap telah mengganggu keamanan dan keselamatan pengguna.

Kedua, presiden juga dalam rapat tersebut akan mengevaluasi pelaksanaan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Presiden mengaku telah menerima sejumlah pengaduan dari masyarakat, karena tidak puas atas pelaksanaan penerimaan CPNS. Oleh karenanya, dirinya akan meminta penjelasan kepada Meteri Pendayagunaan dan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×