kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Presiden enggan tanggapi adanya dugaan makar


Jumat, 02 Desember 2016 / 11:28 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Presiden Joko Widodo tak mau memberikan tanggapan saat ditanya atas penangkapan yang dilakukan polisi terhadap delapan orang atas dugaan makar.

Ia meminta agar soal itu ditanyakan kepada Polri.

"Tanyakan saja ke Kapolri," ujar Jokowi di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (2/12).

Selain itu, Jokowi juga mengingatkan bahwa masyarakat harus bisa memilah-milah kelompok yang turun ke jalan pada hari ini.

"Tolong dipilah yang di Monas, yang nanti doa bersama, dan ada yang di DPR, dan ada yang lainnya," ujar Jokowi.

"Tolong tanyakan secara detail kepada Kapolri," kata dia.

Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar membenarkan bahwa Polda Metro Jaya melakukan penangkapan terhadap delapan orang atas dugaan upaya makar.

"Masih diperiksa. Infonya delapan orang," ujar Boy, Jumat pagi.

Kedelapan orang diperiksa di Markas Korps Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok. (Fabian Januarius Kuwado)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×