kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.928   36,00   0,20%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Presiden enggan tanggapi adanya dugaan makar


Jumat, 02 Desember 2016 / 11:28 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Presiden Joko Widodo tak mau memberikan tanggapan saat ditanya atas penangkapan yang dilakukan polisi terhadap delapan orang atas dugaan makar.

Ia meminta agar soal itu ditanyakan kepada Polri.

"Tanyakan saja ke Kapolri," ujar Jokowi di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (2/12).

Selain itu, Jokowi juga mengingatkan bahwa masyarakat harus bisa memilah-milah kelompok yang turun ke jalan pada hari ini.

"Tolong dipilah yang di Monas, yang nanti doa bersama, dan ada yang di DPR, dan ada yang lainnya," ujar Jokowi.

"Tolong tanyakan secara detail kepada Kapolri," kata dia.

Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar membenarkan bahwa Polda Metro Jaya melakukan penangkapan terhadap delapan orang atas dugaan upaya makar.

"Masih diperiksa. Infonya delapan orang," ujar Boy, Jumat pagi.

Kedelapan orang diperiksa di Markas Korps Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok. (Fabian Januarius Kuwado)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×