kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Presiden enggan tanggapi adanya dugaan makar


Jumat, 02 Desember 2016 / 11:28 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Presiden Joko Widodo tak mau memberikan tanggapan saat ditanya atas penangkapan yang dilakukan polisi terhadap delapan orang atas dugaan makar.

Ia meminta agar soal itu ditanyakan kepada Polri.

"Tanyakan saja ke Kapolri," ujar Jokowi di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (2/12).

Selain itu, Jokowi juga mengingatkan bahwa masyarakat harus bisa memilah-milah kelompok yang turun ke jalan pada hari ini.

"Tolong dipilah yang di Monas, yang nanti doa bersama, dan ada yang di DPR, dan ada yang lainnya," ujar Jokowi.

"Tolong tanyakan secara detail kepada Kapolri," kata dia.

Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar membenarkan bahwa Polda Metro Jaya melakukan penangkapan terhadap delapan orang atas dugaan upaya makar.

"Masih diperiksa. Infonya delapan orang," ujar Boy, Jumat pagi.

Kedelapan orang diperiksa di Markas Korps Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok. (Fabian Januarius Kuwado)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×