kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Presiden akan buka konferensi OCC 2018 di Bali


Senin, 29 Oktober 2018 / 10:27 WIB
Presiden akan buka konferensi OCC 2018 di Bali
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo diagendakan akan membuka Konferensi Kelautan Internasional Our Ocean Conference (OOC) 2018 di Bali hari ini, Senin (29/10).

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengatakan, untuk hal tersebut Presiden telah bertolak menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, pukul 07.20 WIB. Presiden bersama rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

"Setibanya di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Provinsi Bali pada pukul 09.40 WITA, Presiden akan melanjutkan perjalanan menuju Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Kabupaten Badung. Di sini, Presiden diagendakan untuk membuka perhelatan OOC ke-5," katanya dalam siaran persnya, Senin (29/10).

Selain itu, Presiden juga berencana akan melakukan sejumlah pertemuan di sela-sela acara konferensi. Selepas jamuan makan siang, Kepala Negara juga rencananya akan meresmikan pembukaan "14th Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) and 2019 Price Outlook" di kawasan Nusa Dua, Kabupaten Badung, Provinsi Bali.

Pada sore harinya, Presiden akan menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai untuk kemudian terbang kembali ke Jakarta.

Turut mendampingi Presiden dalam penerbangan menuju Provinsi Bali yaitu, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, Staf Khusus Presiden Johan Budi, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×