kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Pramono Anung: Usulan anggaran proyek tanggung jawab BURT


Selasa, 17 Januari 2012 / 11:19 WIB
ILUSTRASI. Genshin Impact 1.3 sudah bisa dimainkan, ada hadiah primogem buat gacha banner baru


Reporter: Eka Saputra | Editor: Edy Can

JAKARTA. Wakil Ketua DPR Pramono Anung akhirnya angkat bicara soal anggaran proyek di DPR. Dia menjelaskan, anggaran proyek yang diajukan Sekretariat Jenderal (Sekjen) DPR merupakan tanggung jawab Badan Urusan Rumah Tangga (BURT).

Penjelasan Pramono ini berbeda dengan Ketua DPR Marzuki Alie yang juga Ketua BURT. "Kebijaksanaan penganggaran Sekjen itu, ya di BURT. Saya bukan membela Sekjen tetapi memang begitu duduk perkaranya," katanya, Selasa (17/1).

Pramono menduga Marzuki terlalu sibuk sehingga tidak bisa meneliti dan membaca secara rinci data anggaran yang masuk ke BURT. Karena itu, dia menyarankan ada evaluasi mengenai anggaran ini.

Menurutnya, pimpinan DPR sudah berbicara dengan Sekjen. Dalam pembicaraan itu, pimpinan DPR meminta ada lembar terpisah menyangkut penggunaan anggaran yang sensitif.

Dia mengakui selama ini sulit membaca data anggaran kesekretariatan. Pramono berdalih data anggaran tersebut bercampur dengan data anggaran nasional yang mencapai Rp 1.400 triliun.

Asal tahu saja, sejumlah proyek di DPR menuai polemik. Sebagai contoh, proyek renovasi ruang Badan Anggaran DPR yang mencapai Rp 20 miliar. Selain itu, ada renovasi toilet, pengadaan kalender dan sebagainya. Marzuki sebelumnya menyatakan, besarnya anggaran proyek itu merupakan tanggung jawab Sekjen DPR.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×