kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 18.087   -43,00   -0,24%
  • IDX 5.924   11,92   0,20%
  • KOMPAS100 771   1,79   0,23%
  • LQ45 589   1,88   0,32%
  • ISSI 204   0,51   0,25%
  • IDX30 334   0,92   0,28%
  • IDXHIDIV20 413   1,96   0,48%
  • IDX80 88   0,34   0,39%
  • IDXV30 112   1,14   1,02%
  • IDXQ30 107   0,13   0,12%

Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan Cari Negara Lain


Minggu, 12 Juli 2026 / 18:14 WIB
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan Cari Negara Lain
ILUSTRASI. Presiden Prabowo Subianto (Setkab RI/dok)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto melayangkan sentilan keras kepada pihak-pihak yang kerap memandang masa depan perekonomian domestik secara pesimistis. 

Prabowo bahkan menegaskan tidak akan menahan pihak-pihak yang tidak memercayai potensi besar yang dimiliki oleh Indonesia saat ini.

"Yang ragu-ragu silakan duduk di rumah saja. Yang merasa Indonesia suram, silahkan kalau mau cari negara lain, tidak ada yang melarang," ujar Presiden Prabowo dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (12/7/2026). 

Baca Juga: Prabowo: Saya Kalah Pilpers Berkali-Kali, Tapi Gerakan Koperasi Selalu Bersama Saya

Sebaliknya, bagi masyarakat yang memilih bertahan, Kepala Negara menyerukan pentingnya kerja sama erat untuk memacu pertumbuhan ekonomi dari tingkat bawah.

"Kalau di Indonesia mohonlah, mari kita bersatu, mari kita kerjasama yang kuat. Bantu yang lemah, yang lemah kerjasama yang baik," imbuhnya. 

Prabowo menegaskan bahwa Indonesia masih kokoh dan memiliki potensi yang luar biasa. 

Prabowo mengklaim bahwa indikator makroekonomi Indonesia di tahun pertama pemerintahannya justru menunjukkan fundamental yang solid. 

Salah satu capaian yang disoroti adalah keberhasilan mencetak swasembada pangan serta langkah radikal di sektor energi hijau.

"Kita sudah buktikan tahun pertama pemerintahan yang saya pimpin, kita sudah swasembada pangan. Kita tidak impor pangan lagi, kita ekspor," tegas Presiden

Selain pangan, pemerintah juga baru saja meluncurkan program Solar B50 berbasis kelapa sawit domestik yang diklaim langsung menghentikan keran impor solar per bulan ini.

Prabowo menilai, deretan potensi komoditas dan konsolidasi aset BUMN senilai US$ 1 triliun lewat Danantara seharusnya membuat bangsa ini percaya diri. 

Oleh karena itu, Prabowo meminta masyarakat untuk tidak memelihara sikap rendah diri di tengah persaingan ekonomi global.

"Jadi jangan kita selalu pesimis, rendah diri. Rendah hati harus, jangan rendah diri. Insyaallah kita akan bangkit," pungkas Prabowo.

Baca Juga: Menkop Targetkan RUU Perkoperasian Bisa Rampung pada Tahun Ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×