kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   -50.000   -1,70%
  • USD/IDR 16.949   -61,00   -0,36%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Prabowo Tegaskan Penyerangan Terhadap Andrie Yunus adalah Bentuk Terorisme


Jumat, 20 Maret 2026 / 16:22 WIB
Prabowo Tegaskan Penyerangan Terhadap Andrie Yunus adalah Bentuk Terorisme
ILUSTRASI. Presiden Prabowo hadiri tasyakuran satu tahun Danantara (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)


Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto menegaskan aksi penyiraman air keras yang dialami Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, adalah bentuk aksi terorisme.

"Ini terorisme, tindakan biadab. Harus kita kejar, harus kita usut," katanya di kediamannya yang disiarkan melalui kanal YouTube Prabowo Subianto, Kamis (19/3/2026).

Prabowo mengaminkan bahwa pelaku kejadian ini perlu diusut, tak hanya dari pelaku lapangan tetapi juga pihak pemberi perintah ataupun yang membayar untuk melakukan tindakan kriminal tersebut.

"(Termasuk apabila pelakunya adalah aparat negara yang berseragam?) Ya jelas dong. Tidak akan dilindungi, saya menjamin," imbuhnya.

Baca Juga: Prabowo Minta Teror kepada Andrie Yunus Diusut Tuntas

Sebaliknya, kata Prabowo, jika pelaku merupakan provokator yang bukan merupakan bagian pemerintah ataupun aparat, pemerintah juga akan menindak tegas.

Ia menambahkan bahwa pemerintah tidak pernah membatasi ruang bersuara masyarakat termasuk dalam mengkritisi pemerintah. 

"Dibandingkan dengan banyak negara, apa kita batasi? Saya ini korban juga, tapi saya berpikir yang besar, concern ke rakyat," imbuhnya.

Prabowo juga menjamin tidak boleh ada warga sipil yang diteror ataupun diintimidasi saat mengkritik pemerintah.

Ia melanjutkan, pemerintah mempercayakan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk bekerja mengusut kasus ini. Tak hanya Polri, menurut Prabowo, lembaga penegak hukum lainnya juga perlu bekerja.

"Saya ini orang realistis dan adil. Dari segi kapasitas, kita biarkanlah mereka bekerja," ujarnya.

Lebih lanjut, soal gagasan membentuk tim independen untuk mengusut kasus ini secara keseluruhan, Prabowo bilang pemerintah terbuka untuk mempertimbangkan ide tersebut.

"Kita bisa pertimbangkan. Asal independen, ya. Jangan semua LSM-LSM yang sudah benci sama pemerintah, yang dapat uang dari luar negeri," tegasnya.

Baca Juga: Prabowo Tengah Susun Kebijakan Untuk Pertahankan Defisit Anggaran Dibawah 3%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×