kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Prabowo Tak Tolerir Saham Gorengan, Airlangga: Merusak Integritas Pasar


Sabtu, 31 Januari 2026 / 21:24 WIB
Prabowo Tak Tolerir Saham Gorengan, Airlangga: Merusak Integritas Pasar
ILUSTRASI. BEI terapkan trading halt imbas IHSG anjlok (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan tegas guna menyikapi gonjang-ganjing di pasar modal tanah air belakangan ini. Pemerintah menyatakan tidak akan mentolerir praktik manipulasi harga saham atau yang populer disebut sebagai saham gorengan demi menjaga integritas sistem keuangan nasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa Presiden memerintahkan reformasi struktural besar-besaran di pasar modal. Tujuannya adalah memperkuat transparansi dan integritas pasar agar investor tidak menjadi korban praktik spekulatif yang merugikan.

Baca Juga: Airlangga hingga Purbaya Datangi Wisma Danantara, Apa yang Dibahas?

"Pemerintah tidak mentolerir, sekali lagi pemerintah tidak mentolerir praktik manipulatif share pricing atau saham gorengan manipulatif yang merugikan investor dan merusak kredibilitas pasar modal Indonesia," ujarnya usai rapat terbatas di Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu (31/1/2026) malam.

Airlangga menjelaskan, praktik manipulasi pasar bukan hanya berdampak pada harga saham, ini dinilai juga merusak kepercayaan terhadap sistem keuangan nasional dan bisa menghambat arus penanaman modal asing (foreign direct investment/FDI) yang dibutuhkan untuk pertumbuhan perekonomian.

Adapun salah satu langkah pemerintah untuk memperkuat transparansi adalah melalui peningkatan likuiditas pasar. Pemerintah pun berencana menaikkan batas minimum saham yang dilepas ke publik (free float) menjadi 15%, menyesuaikan dengan standar global.

"Hal ini berarti semakin banyak saham yang akan dilepaskan ke publik, sehingga bursa menjadi lebih transparan, likuid, dan berintegritas," jelas Airlangga.

Selain itu, lanjut Airlangga, reformasi integritas pasar juga mencakup pengetatan aturan mengenai beneficial ownership atau pemilik akhir dari sebuah saham. Dia menyebut kejelasan terkait afiliasi pemegang saham menjadi harga mati agar tidak ada lagi oknum yang bersembunyi di balik skema kepemilikan untuk memanipulasi pasar.

"Evolusi struktural tersebut termasuk percepatan demutualisasi agar sejajar dengan bursa modern internasional," terangnya.

Baca Juga: Ketua Banggar DPR RI Apresiasi Mundurnya Pimpinan OJK dan BEI

Selanjutnya: Hasil Thailand Masters 2026: 6 Wakil Indonesia ke Final, Segel 2 Gelar Juara

Menarik Dibaca: Hasil Thailand Masters 2026: 6 Wakil Indonesia ke Final, Segel 2 Gelar Juara

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×