kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.139   25,00   0,15%
  • IDX 7.489   30,34   0,41%
  • KOMPAS100 1.035   5,54   0,54%
  • LQ45 745   -1,77   -0,24%
  • ISSI 270   1,70   0,63%
  • IDX30 399   -1,06   -0,26%
  • IDXHIDIV20 487   -3,60   -0,73%
  • IDX80 116   0,30   0,26%
  • IDXV30 135   -0,21   -0,16%
  • IDXQ30 128   -1,04   -0,80%

Prabowo: Susah nego dengan PKS


Selasa, 27 Mei 2014 / 23:03 WIB
ILUSTRASI. Sejumlah kendaraan melintasi ruas Tol Tangerang-Merak di Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (11/2/2020). ANTARA FOTO/Fauzan/foc.


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Bakal calon presiden Prabowo Subianto mengaku agak kesulitan saat akan berkoalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera. Menurutnya, pemikiran elite partai PKS mengenai langkah koalisi sudah jauh ke depan.

"Ternyata tokoh PKS orangnya cerdas dan pintar. Susah kalau nego sama PKS. Jangan-jangan di pesantren kalian diajarin catur semua, ya?" ujar Prabowo di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Selasa (27/5).

Namun, Prabowo bersyukur karena proses koalisi dapat ditempuh dengan cepat dan lancar. Prabowo sebetulnya pernah merasa takut oleh citra PKS yang diidentikkan dengan partai garis keras.

"Waktu saya ketemu orang PKS, saya takut juga karena ada kesan PKS adalah partai Islam garis keras," kata Prabowo. (Ambaranie Nadia Kemala Movanita)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×