kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Prabowo: Susah nego dengan PKS


Selasa, 27 Mei 2014 / 23:03 WIB
Prabowo: Susah nego dengan PKS
ILUSTRASI. Sejumlah kendaraan melintasi ruas Tol Tangerang-Merak di Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (11/2/2020). ANTARA FOTO/Fauzan/foc.


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Bakal calon presiden Prabowo Subianto mengaku agak kesulitan saat akan berkoalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera. Menurutnya, pemikiran elite partai PKS mengenai langkah koalisi sudah jauh ke depan.

"Ternyata tokoh PKS orangnya cerdas dan pintar. Susah kalau nego sama PKS. Jangan-jangan di pesantren kalian diajarin catur semua, ya?" ujar Prabowo di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Selasa (27/5).

Namun, Prabowo bersyukur karena proses koalisi dapat ditempuh dengan cepat dan lancar. Prabowo sebetulnya pernah merasa takut oleh citra PKS yang diidentikkan dengan partai garis keras.

"Waktu saya ketemu orang PKS, saya takut juga karena ada kesan PKS adalah partai Islam garis keras," kata Prabowo. (Ambaranie Nadia Kemala Movanita)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×