kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.533   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Prabowo: Susah nego dengan PKS


Selasa, 27 Mei 2014 / 23:03 WIB
ILUSTRASI. Sejumlah kendaraan melintasi ruas Tol Tangerang-Merak di Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (11/2/2020). ANTARA FOTO/Fauzan/foc.


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Bakal calon presiden Prabowo Subianto mengaku agak kesulitan saat akan berkoalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera. Menurutnya, pemikiran elite partai PKS mengenai langkah koalisi sudah jauh ke depan.

"Ternyata tokoh PKS orangnya cerdas dan pintar. Susah kalau nego sama PKS. Jangan-jangan di pesantren kalian diajarin catur semua, ya?" ujar Prabowo di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Selasa (27/5).

Namun, Prabowo bersyukur karena proses koalisi dapat ditempuh dengan cepat dan lancar. Prabowo sebetulnya pernah merasa takut oleh citra PKS yang diidentikkan dengan partai garis keras.

"Waktu saya ketemu orang PKS, saya takut juga karena ada kesan PKS adalah partai Islam garis keras," kata Prabowo. (Ambaranie Nadia Kemala Movanita)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×