kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45764,61   -6,06   -0.79%
  • EMAS887.000 -1,88%
  • RD.SAHAM 0.90%
  • RD.CAMPURAN 0.65%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.47%

Prabowo Subianto upayakan pembebasan WNI yang disandera Abu Sayyaf


Rabu, 25 Desember 2019 / 08:16 WIB
Prabowo Subianto upayakan pembebasan WNI yang disandera Abu Sayyaf
ILUSTRASI. Prabowo Subianto akan bertemu dengan Menteri Pertahanan Filipina untuk membahas seorang WNI yang masih disandera Abu Sayyaf. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Pertahanan Prabowo Subianto akan bertemu dengan Menteri Pertahanan Filipina untuk membahas seorang warga negara Indonesia ( WNI) yang masih disandera kelompok militan asal Filipina Abu Sayyaf.

“Pak Prabowo akan bertemu dengan Menhan Flipina di Manila beberapa hari ke depan untuk membahas hal tersebut (satu orang WNI yang masih disandera),” ujar Juru Bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak kepada wartawan, Selasa (24/12).

Tidak hanya akan membahas soal pembebasan WNI, Prabowo juga akan menyampaikan terima kasih secara langsung karena pihak Filipina telah membantu pembebasan dua WNI pada Minggu (22/12).

Baca Juga: Kemenlu: Dua dari tiga WNI yang disandera Abu Sayyaf berhasil dibebaskan

Selain itu, Prabowo juga akan membahas mengenai langkah-langkah pencegahan agar penculikan nelayan Indonesia tak terulang lagi.

“Juga bicara tindaklanjut berikutnya terkait langkah-langkah untuk mencegah kembali terulang penculikan-penculikan nelayan Indonesia, termasuk bicara dengan Malaysia,” kata dia.

Diketahui, dua dari tiga orang WNI yang disandera oleh Abu Sayyaf selama 90 haritelah dibebaskan melalui operasi yang melibatkan militer Filipina. Satu orang lainnya hingga saat ini masih disandera dan tengah diupayakan pembebasannya.

Dalam operasi pembebasan tersebut, satu orang militer Filipina diketahui tewas dikarenakan pembebasan diwarnai dengan aksi baku tembak. Adapun tiga orang WNI diculik ketika tengah mencari ikan di perairan Lahad Datu, Malaysia, pada September 2019 lalu.

Baca Juga: Keluarga korban sandera Abu Sayyaf tidak mampu bayar tebusan Rp 10 miliar

Ketiganya adalah Maharudin Lunani (48) dan anaknya, Muhammad Farhan (27), serta kru kapal Samiun Maneu (27). Mereka berasal dari Baubau dan Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

Penyanderaan ketiganya diketahui melalui rekaman video di laman Facebook. Dalam penculikan itum penyandera meminta tebusan sebesar Rp 8 miliar. (Deti Mega Purnamasari)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Prabowo Akan Bertemu Menhan Filipina Bahas Pembebasan WNI Sandera Abu Sayyaf",

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×