CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.962   0,00   0,00%
  • IDX 6.271   39,08   0,63%
  • KOMPAS100 829   5,88   0,71%
  • LQ45 633   5,13   0,82%
  • ISSI 215   0,99   0,46%
  • IDX30 357   2,97   0,84%
  • IDXHIDIV20 444   3,58   0,81%
  • IDX80 95   0,70   0,74%
  • IDXV30 119   0,60   0,51%
  • IDXQ30 115   0,95   0,84%

Prabowo Sebut Digitalisasi Pendidikan RI Diakui Dunia, Indonesia Raih Penghargaan PBB


Senin, 20 Juli 2026 / 17:24 WIB
Prabowo Sebut Digitalisasi Pendidikan RI Diakui Dunia, Indonesia Raih Penghargaan PBB
ILUSTRASI. Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan capaian baru pemerintah di bidang digitalisasi pendidikan yang mulai mendapat pengakuan internasional. (AFP/IGOR IVANKO)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan capaian baru pemerintah di bidang digitalisasi pendidikan yang mulai mendapat pengakuan internasional. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa transformasi digital di sektor pendidikan Indonesia telah menunjukkan kemajuan signifikan di tingkat global.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam Rapat Sidang Kabinet di Istana Negara, Senin (20/7/2026). Kepala negara menyebut pemerintah baru saja menerima kabar baik terkait penghargaan internasional yang diraih Indonesia dalam bidang e-government dan digitalisasi pendidikan.

Penghargaan tersebut diperoleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) melalui Superaplikasi Rumah Pendidikan pada kategori E-Government dalam ajang World Summit on the Information Society (WSIS) 2026.

Acara yang diselenggarakan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui International Telecommunication Union (ITU) itu berlangsung pada 9 Juli 2026 di Jenewa, Swiss.

"Baru saja kita dapat berita bagus dari PBB. Memberi penghargaan tertinggi dari 122 negara dalam kategori e-government dan kategori digitalisasi pendidikan," ujar Prabowo dalam Rapat Sidang Kabinet di Istana Negara, Senin (20/7/2026).

Baca Juga: Prabowo: PT DSI Telah Kelola Devisa US$ 10,5 Miliar Sejak Beroperasi di 1 Juni 2026

Prabowo menjelaskan, penghargaan tersebut diraih berkat pengembangan aplikasi Rumah Pendidikan yang terintegrasi dengan Interactive Flat Panel. Platform digital itu dikembangkan oleh Kemdikdasmen sebagai bagian dari upaya mempercepat transformasi pendidikan nasional.

Menurut Prabowo, aplikasi Rumah Pendidikan saat ini telah dimanfaatkan oleh sekitar 6,9 juta pengguna. Selain itu, platform tersebut menyediakan 4.843 sumber belajar gratis dan membantu ratusan ribu guru yang bertugas di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Penghargaan dari PBB ini membuktikan digitalisasi pendidikan kita diakui dunia. Kita melompat, kita melompat saudara-saudara,” ungkapnya.

Presiden menilai capaian tersebut menjadi indikator bahwa langkah pemerintah dalam mendorong digitalisasi pendidikan mulai mendapatkan pengakuan internasional. Meski demikian, ia menegaskan pemerintah tidak ingin terlena dengan pencapaian tersebut.

Fokus pemerintah, lanjut Prabowo, tetap diarahkan pada peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, termasuk melalui program renovasi sekolah secara besar-besaran di seluruh Indonesia.

Baca Juga: RUU PFII Segera Disahkan Jadi UU, Ini Sederet Insentif untuk Tarik Investasi ke RI

Sebagai catatan, pemerintah telah menyelesaikan renovasi terhadap 77.000 sekolah. Jumlah itu ditargetkan meningkat menjadi 100.000 sekolah pada tahun depan. Target serupa juga dipasang pada 2028, sehingga seluruh sekolah di Indonesia diharapkan telah mendapatkan perbaikan fasilitas.

"Tahun depan target kita 100.000, tahun 2028, 100.000. Kita berharap seluruh sekolah di Indonesia sudah direnovasi," katanya.

Prabowo menambahkan, mekanisme penyaluran dana renovasi sekolah ke depan akan dilakukan secara langsung kepada kepala sekolah. Proses pelaksanaannya juga akan diawasi oleh komite sekolah dan para guru guna memastikan penggunaan anggaran berlangsung secara transparan dan akuntabel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×