kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.845   -45,00   -0,25%
  • IDX 6.340   38,22   0,61%
  • KOMPAS100 829   6,02   0,73%
  • LQ45 632   4,44   0,71%
  • ISSI 219   2,30   1,06%
  • IDX30 353   2,26   0,65%
  • IDXHIDIV20 429   1,63   0,38%
  • IDX80 95   0,68   0,72%
  • IDXV30 118   0,74   0,63%
  • IDXQ30 112   0,55   0,50%

Prabowo Bercanda soal Purbaya: Saya Umumkan Subsidi Ditambah, Beliau Mengkerut


Jumat, 14 Agustus 2026 / 11:20 WIB
Prabowo Bercanda soal Purbaya: Saya Umumkan Subsidi Ditambah, Beliau Mengkerut
ILUSTRASI. Presiden Prabowo Subianto bercanda dengan Menteri Keuangan Purbaya saat menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI hari ini (14/8/2026). (Dok/TV Parlemen)


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan candaan mengenai Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Prabowo mengatakan, ekspresi Menteri Keuangan menjadi salah satu gambaran mengenai kondisi keuangan negara. Ia mengaku merasa aman ketika melihat Menteri Keuangan tersenyum.

"Kalau Menteri Keuangan senyum, saya merasa aman. Tapi kalau saya umumkan subsidi ditambah, mengkerut beliau," ujar Prabowo dalam pidatonya.

Baca Juga: Banyak Penyelundupan, Prabowo Minta Purbaya Usut Bea Cukai

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga meminta Purbaya untuk turut mengusut persoalan dari maraknya praktik penyelundupan.

Prabowo sebelumnya mengungkapkan bahwa pemerintah telah menutup sekitar 1.000 tambang ilegal di Bangka Belitung pada akhir tahun lalu. Ia kemudian meminta Panglima TNI dan Kapolri mengusut bagaimana aktivitas ilegal tersebut dapat berlangsung dalam jumlah besar.

"Masak 1.000 tambang pejabat TNI dan pejabat Polri enggak tahu," kata Prabowo.

Menurut dia, pengusutan tidak hanya perlu dilakukan terhadap aparat TNI dan Polri. Ia juga meminta Menteri Keuangan menelusuri peran Bea Cukai dalam persoalan tersebut.

"Tapi Menteri Keuangan, usut Bea Cukai juga. Ya kan?" kata Prabowo.

Baca Juga: Prabowo: Keuntungan BUMN Kini Dipakai untuk Percepat Hilirisasi

Prabowo juga menyoroti masih adanya praktik penyelundupan yang terjadi. Ia mempertanyakan efektivitas pengawasan terhadap aktivitas tersebut, termasuk tugas Badan Keamanan Laut (Bakamla) dalam menjaga wilayah perairan Indonesia.

"Bakamla, tugasmu jaga itu penyelundupan, kenapa masih banyak penyelundupan di situ," kata Prabowo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×