kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.910   28,00   0,17%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Prabowo: Indonesia Punya Sawit, Tak Perlu Takut Krisis BBM


Jumat, 05 Desember 2025 / 22:06 WIB
Prabowo: Indonesia Punya Sawit, Tak Perlu Takut Krisis BBM
ILUSTRASI. Presiden Prabowo Subianto (kiri) tiba di Bandara Raja Sisingamangaraja XII usai mengunjungi Tapanuli Tengah, di Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Senin (1/12/2025). Presiden Prabowo mengatakan akan memprioritaskan pengiriman bantuan ke lokasi terdampak banjir di Tapanuli Tengah dan selanjutnya Presiden akan mengunjungi Kabupaten Aceh Tenggara. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/bar


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa Indonesia merupakan negara yang dikarunia kelapa sawit.

Menurutnya, komoditas itu mampu diubah menjadi bahan bakar minyak (BBM) yang akan berguna ketika terjadi kelangkaan energi, saat kondisi geopolitik tidak menentu.

Hal ini dikatakannya dalam puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Golkar di Istora Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (5/12/2025).

Baca Juga: Danantara Jadi Motor Pembiayaan Transformasi Digital

"Saudara-saudara, kalau kita tergantung impor, kita enggak mampu bayar nanti harga BBM. Tapi kita diberikan karunia oleh Yang Maha Kuasa, kita punya kelapa sawit, kelapa sawit bisa jadi BBM, bisa jadi solar, bisa jadi bensin juga kita punya teknologinya," kata Prabowo.

Prabowo menyampaikan, saat perang terjadi, negara bahkan tidak bisa mengimpor BBM, mengingat semua pihak mengamankan stok dalam negerinya masing-masing.

"Saudara-saudara, perang lanjut di Eropa, bisa-bisa kita tidak bisa impor BBM dari manapun. Kita mau impor pun nanti tidak bisa. Selat di Laut Merah, di depan Yaman kan terhenti. Nanti (Selat) Hormuz bisa terhenti," ucapnya.

Selain kelapa sawit, Indonesia pun harus mampu mengaplikasikan teknologinya. Tujuannya, agar negara ini siap jika terjadi kondisi paling sulit.

"Kalau kita tidak hati-hati, kalau kita tidak punya teknologi, kalau pabrik-pabrik pengolahan tidak siap kalau terjadi apa-apa, baru kita nanti merasakan," ucap dia.

Kepala Negara lantas mencontohkan kondisi yang terjadi di Sumatera pasca dilanda bencana banjir dan tanah longsor. Di wilayah itu, BBM sulit dikirim lantaran jembatan putus.

Baca Juga: Kejagung Kaji Ekstradisi Riza Chalid, Jurist Tan dan Cheryl Darmadi

"Sekarang dengan bencana di Sumatera saja bagaimana repotnya kita mengantar BBM ke daerah-daerah bencana. Jembatan putus, BBM harus kita naikin pesawat, sebagian lewat kapal," jelas Prabowo.

Menurut Prabowo, bencana Sumatera adalah musibah. Namun di sisi lain, bencana adalah ujian bagi Indonesia agar negara ini lebih mampu mengatasi masalah lainnya di masa depan.

"Jadi saudara, bencana ini sekali lagi ya musibah, tapi di sisi lain menguji kita dan Alhamdulillah kita kuat kita mengatasi masalah dengan kita sendiri," tandasnya.

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2025/12/05/21475571/prabowo-ungkap-ri-dikarunia-kelapa-sawit-bisa-jadi-bbm.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×