kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -8.000   -0,30%
  • USD/IDR 18.113   83,00   0,46%
  • IDX 5.886   12,32   0,21%
  • KOMPAS100 765   1,79   0,23%
  • LQ45 583   0,61   0,10%
  • ISSI 203   0,65   0,32%
  • IDX30 330   -0,34   -0,10%
  • IDXHIDIV20 408   -2,34   -0,57%
  • IDX80 87   0,32   0,37%
  • IDXV30 111   -0,29   -0,26%
  • IDXQ30 106   -0,57   -0,53%

PPATK akan telusuri aset mencurigakan ke Singapura


Rabu, 29 Mei 2013 / 14:23 WIB
ILUSTRASI. 15 Kampus Paling Asri di Indonesia Versi UI Green Metric 2021, Bikin Betah Ngampus. Foto: Kampus UI.


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) akan melakukan penyelidikan aset mencurigakan sampai ke Singapura. Hal ini disampaikan oleh Muhammad Yusuf, Kepala PPATK saat dengan pendapat dengan komisi hukum DPR hari ini (29/5).

Yusuf menjelaskan, untuk mencari transaksi mencurigakan sampai Singapura itu, PPATK akan menggalang kerja sama dengan lembaga serupa di Singapura. “Kami sudah lakukan trace aset. Kita kerja sama dengan PPATK Singapura,” tegas Yusuf di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (29/5).

Menurutnya, kerja sama yang dijalin dengan PPATK Singapura itu akan menghasilkan dampak positif bagi lembaganya. Sayangnya, ketika ditanya mengenai banyak tidaknya aset yang ang dibawa kabur ke Singapura itu, Yusuf enggan menjelaskannya.

Ia hanya memastikannya, dengan kerja sama itu, maka aset-aset yang dibawa lari ke negara tersebut mudah untuk ditarik kembali ke Indonesia.“ Nanti setelah MoU, mereka (Singpura) akan memberikan keterangan,” tutupnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×