CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

PP tentang relaksasi pembayaran iuran Jamsostek masih dalam proses pembahasan


Minggu, 19 Juli 2020 / 14:38 WIB
ILUSTRASI. Gedung Jamsostek


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Rencana pemerintah untuk mengeluarkan beleid terkait relaksasi pembayaran iuran Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) tak kunjung kelar. 

Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar Lembaga BP Jamsostek Irvansyah Utoh Banja mengatakan, Peraturan Pemerintah (PP) terkait relaksasi pembayaran iuran Jamsostek saat ini masih dalam proses pembahasan.

“PP nya belum terbit,” kata Utoh ketika dikonfirmasi, Minggu (19/7).

Baca Juga: Diskon iuran Jamsostek menanti restu Presiden

Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) terkait relaksasi pembayaran iuran Jamsostek akan dibahas bersama kementerian/lembaga terkait.

Ida menambahkan, terdapat beberapa substansi yang diatur dalam RPP tersebut. Diantaranya terkait penyesuaian iuran dilakukan terhadap program JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja) kemudian JKm (Jaminan Kematian) dan Jaminan Pensiun (JP). Besaran iuran JKK bagi peserta penerima upah, iuran JKK akan dibayarkan sekitar 10% dari iuran normal.

Kemudian, terkait iuran JKM, bagi peserta penerima upah, iuran JKM hanya akan dibayarkan 10% dari iuran normal. Serta mengenai relaksasi iuran JP berupa penundaan pembayaran. 

Rencananya, PP ini sebagai salah satu stimulus guna meredam dampak pandemi virus corona terhadap ekonomi dalam negeri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×