kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Potensi Geothermal Terhambat Hutan Konservasi


Selasa, 24 November 2009 / 15:52 WIB


Reporter: Uji Agung Santosa | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Pemerintah akan membuka peluang penggunaan wilayah hutan konservasi untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi (geothermal). Salah satu yang akan dilakukan pemerintah adalah dengan mengubah UU No. 5/1990 tentang hutan konservasi.

Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengatakan, saat ini 70% potensi geothermal yang ada di Indonesia terletak di kawasan hutan konservasi sehingga belum bisa dimanfaatkan. “Kita akan membereskan dulu masalah perundang-undangannya,” kata Zulkifli di Jakarta, hari ini.

Ia menambahkan, pemerintah akan me-review, apakah perlu melakukan revisi terhadap UU No. 5/1990 atau membuat peraturan pemerintah (PP) yang bisa mengatasi permasalahan ini. Menurutnya, saat ini investasi geothermal masih mahal, selain penyediaan tanah juga karena teknologi geothermal masih dari luar negeri.

Namun, energi geothermal merupakan energi terbarukan yang ramah lingkungan. Sayangnya, “Saat ini belum bisa dimanfaatkan secara maksimal. Kita akan siapkan payung hukumnya,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×