kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Pos anggaran pejalan dinas dibuat terpisah


Jumat, 19 Oktober 2012 / 20:36 WIB
Pos anggaran pejalan dinas dibuat terpisah
ILUSTRASI. Harga mobil bekas Honda HR-V kian murah, pilihan SUV mewah per Agustus 2021. KONTAN/Muradi/2017/07/10


Reporter: Agus Triyono | Editor: Edy Can

JAKARTA. Hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menunjukkan banyak anggaran perjalanan dinas diselewengkan. Ke depannya, pemerintah akan memisahkan pos perjalanan dinas dari anggaran belanja barang dan modal. Nantinya, dana perjalanan dinas akan berdiri sendiri.

BPK menemukan, penyelewengan biaya perjalanan dinas di pemerintah pusat dan daerah pada semester pertama pada 2012 sudah mencapai Rp 77 miliar dari pagu anggaran sebesar Rp 24 triliun. Salah satu modusnya adalah perjalanan dinas fiktif dan ganda. Ada 86 kasus perjalanan dinas fiktif yang dilakukan oleh sejumlah instansi yang mengakibatkan kerugian negara sampai dengan Rp 40,13 miliar dan 173 kasus perjalanan dinas ganda yang telah mengakibatkan kerugian negara sampai dengan Rp 36,87 miliar.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo menjelaskan, pemisahan pos anggaran perjalanan dinas dari anggaran belanja ini hanya sementara waktu. "Nanti kalau sudah bisa ditata dengan baik transparan baru kami masukin lagi ke belanja barang," kata Agus, Jumat (19/10).

Wakil Kepala BPK Hasan Bisri mengatakan, penyelewengan biaya perjalanan dinas terjadi karena sistem pengawasan internal di sejumlah instansi pemerintah tidak optimal. Dia bilang, sistem pengawasan itu masih mempunyai kelemahan. Faktor lain yang turut menyuburkan manipulasi perjalanan dinas karena tidak ada efek jera bagi pelakunya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×