kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.892   10,00   0,06%
  • IDX 6.296   -77,41   -1,21%
  • KOMPAS100 823   -12,36   -1,48%
  • LQ45 626   -7,94   -1,25%
  • ISSI 218   -2,42   -1,10%
  • IDX30 350   -4,30   -1,21%
  • IDXHIDIV20 426   -3,45   -0,80%
  • IDX80 94   -1,36   -1,42%
  • IDXV30 117   -0,94   -0,79%
  • IDXQ30 111   -0,99   -0,89%

Porsi Alokasi Belanja Rutin Daerah Terlalu Besar


Jumat, 30 Juli 2010 / 09:02 WIB


Reporter: Hans Henricus | Editor: Edy Can

JAKARTA. Porsi belanja rutin masih mendominasi penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Rata-rata porsi belanja APBD Provinsi sebesar 41% sementara APBD Kabupaten/Kotamadya sebesar 42%.

Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan besarnya porsi belanja tersebut harus dikurangi jika tidak ada peningkatan kualitas kinerja pemerintah daerah. Menurutnya, pemerintah pusat bisa mengoreksi alokasi belanja rutin itu.

Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat membuka sidang kabinet paripurna mengtakan masih banyak penyerapan APBD yang tidak optimal, khususnya di tingkat Kabupaten/Kota. SBY berjanji akan memerintahkan untuk meneliti sejumlah APBD Kabupaten/Kota yang tersebut,

Sebab, sebagian besar dana yang dipakai di daerah adalah bentuk desentralisasi fiskal yang seharusnya tepat sasaran dan optimal. "Kita harus pastikan semua itu karena bagian dari manajemen pemerintahan," terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×