kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.105   -20,00   -0,11%
  • IDX 6.074   36,42   0,60%
  • KOMPAS100 793   4,94   0,63%
  • LQ45 602   -0,52   -0,09%
  • ISSI 210   2,76   1,33%
  • IDX30 340   -0,36   -0,11%
  • IDXHIDIV20 422   -1,32   -0,31%
  • IDX80 91   0,47   0,52%
  • IDXV30 115   0,66   0,58%
  • IDXQ30 109   -0,31   -0,28%

Polisi Pondok Aren tewas ditembak di kepala & dada


Sabtu, 17 Agustus 2013 / 06:40 WIB
ILUSTRASI. Dukung Kemajuan UMKM Indonesia, BCA Produksi 35.000 Seragam Batik dari Pengrajin Lokal – 65 tahun berkarya.


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Dua orang anggota kepolisian, yaitu Aiptu Koes Hendratno dan Bripka Ahmad Maulana, tewas ditembak orang tak dikenal di Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (16/8/2013) sekitar pukul 22.50. Korban diketahui tertembak di kepala dan dada.

"Almarhum mengalami pendarahan hebat akibat luka tembakan, Bripka Maulana di kepala dan Aiptu Koes di dada," ujar Kapolsek Pondok Aren, Kompol Hafidz Herlambang, Jumat malam.

Hafidz menjelaskan, Koes adalah korban yang tertembak pertama di depan Masjid Bani Umar Pondok Aren. Koes merupakan anggota Binmas Pondok Kacang, Tangsel. Pelaku diketahui menggunakan sepeda motor.

Belum diketahui motif penembakan yang menimpa kedua anggota polisi itu. Namun, peristiwa serupa sebelumnya menewaskan seorang polisi di Pamulang, Tangsel, yakni Aiptu Dwiyatna. Beberapa pekan sebelumnya, polisi juga tewas ditembak orang tak dikenal di kawasan Cirendeu, Tangsel. (Dian Maharani/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×