kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.035   52,00   0,29%
  • IDX 6.186   -10,65   -0,17%
  • KOMPAS100 807   -4,25   -0,52%
  • LQ45 613   -2,23   -0,36%
  • ISSI 214   -0,32   -0,15%
  • IDX30 345   -1,11   -0,32%
  • IDXHIDIV20 427   -1,32   -0,31%
  • IDX80 92   -0,44   -0,48%
  • IDXV30 116   -0,47   -0,40%
  • IDXQ30 110   -0,53   -0,47%

Polisi naikkan kasus taksi Uber jadi penyidikan


Sabtu, 20 Juni 2015 / 15:07 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Polisi meningkatkan status laporan Organda mengenai taksi Uber dari penyelidikan menjadi penyidikan. Peningkatan status ini berdasarkan penangkapan lima Taksi Uber dan pemeriksaan terhadap supir-supir tersebut.

"Tapi belum ada tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar M Iqbal, Jakarta, Sabtu (20/6/2015).

Iqbal menambahkan taksi Uber disangkakan pasal 378 KUHP terkait penipuan. Pasalnya Taksi Uber tersebut melanggar beberapa hal yang tidak seperti taksi umumnya. 

"Sudah jelas melanggar aturan lalu lintas. Kan harus berplat nomor kuning dan punya mahkota. Sopir harus punya SIM A khusus, karena menyelamatkan nayawa orang, serta izin-izin lainnya terkait angkutan jalan," kata Iqbal.

Selain itu, perusahaan taksi juga harus diawasi pemerintah. Sehingga tidak bisa berjalan tanpa sepengetahuan resmi pemerintah lewat izin.

Sebelumnya, lima mobil taksi uber digelandanh ke Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (19/6/2015). Kelima taksi tersebut dijebak oleh tim terpadu gabungan dari Organda, Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, dan Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus. (Kahfi Dirga Cahya)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×