kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.734   15,00   0,08%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

Polda Metro selidiki kasus hilangnya 250 dinamit


Kamis, 27 Juni 2013 / 21:04 WIB
ILUSTRASI. Ada beberapa faktor yang termasuk dalam daftar penyebab vertigo.


Reporter: Amal Ihsan Hadian | Editor: Amal Ihsan

JAKARTA. Polda Metro Jaya akan ikut menyelidiki kasus hilangnya 250 dinamit yang dibawa dari Kabupaten Subang menuju Bogor, karena truk pembawa dinamit itu sempat singgah di Marunda pada Kamis (27/6/2013) sekitar pukul 04.00 WIB.

Rikwanto menjelaskan, dua kotak yang masing-masing berisi 125 batang dinamit diketahui hilang saat truk sudah sampai ke tujuan, yaitu Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, pada Kamis (27/6/2013) pukul 07.30 WIB. Berdasar pemeriksaan, ada bagian yang sobek pada terpal penutup kotak-kotak berisi dinamit itu.

"Dalam keberangkatan, seharusnya truk itu tidak ada mampir di suatu tempat. Dari sumber yang kita dapat, truk itu sempat mampir di Marunda, tapi masih didalami," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto di ruangannya, Kamis (27/6/2013).

"Polda Metro sedang menyelidiki, sekarang sedang di lapangan, TKP masih kita cari di mana tepatnya truk itu singgah," tambah Rikwanto. Sopir truk tersebut kini tengah dimintai keterangan oleh pihak Polda Jawa Barat, Polres Bogor, dan Polres Jakarta Utara.

Kompas.com

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×