kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

PLN minta tambahan modal negara Rp 8 triliun


Selasa, 30 Juni 2015 / 19:41 WIB


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Pemerintah sedang menggodok Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2016. Salah satu poin penting yang digodok dalam RAPBN 2016 adalah pemberian suntikan Penyertaan Modal Negara (PMN).

Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sofyan Basir mengatakan, PLN meminta PMN sebesar Rp 8 triliun pada 2016. "Untuk equity (modal) dan jaringan," ujarnya, Selasa (30/6).

Mengenai disetujui tidaknya PMN tersebut oleh Kementerian Keuangan, dirinya tidak menjelaskan lebih lanjut. Adapun pada tahun ini PLN mendapatkan suntikan PMN sebesar Rp 5 triliun. Alokasi PMN sendiri dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2015 adalah Rp 70,4 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×