kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

PKS: Surat balasan Boediono menambah polemik


Rabu, 18 Desember 2013 / 17:16 WIB
ILUSTRASI. Data inflasi Indonesia yang tinggi jadi salah satu penggerak rupiah hari ini (2/8)./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/23/02/2022.


Reporter: Ferry Hidayat | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid menilai, surat balasan dari Boediono yang menolak memenuhi pemanggilan DPR dapat memperpanjang polemik.

"Kalau Pak Boediono tidak merasa bersalah, beliau harusnya datang dari pada nantinya banyak yang berpolemik," kata Hidayat di Gedung DPR, (Rabu 18 Desember 2013).

Meski sejumlah pihak menilai pemanggilan itu bertendensi politik, namun Hidayat bilang persoalan Bank Century sejatinya masuk ranah hukum namun informasi yang disampaikan memang lewat ranah politik.

"Timwas dibentuk DPR untuk mengawasi proses hukum yang berjalan sehingga pemanggilan Boediono untuk memastikan proses hukum itu berjalan," imbuhnya.

Selain itu, Hidayat juga menilai surat balasan Boediono yang mengatasnamakan pribadi akan semakin menimbulkan kontroversi, sebab, mantan Gubernur BI itu merasal bersalah secara protokoler.

"Kalau menjawab dengan surat pribadi berarti secara tidak langsung tidak ada masalah dengan protokoler," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×