kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

PKB tetap sodorkan nama menteri ke Jokowi


Minggu, 11 Mei 2014 / 15:30 WIB
ILUSTRASI. Reksadana pasar uang yang banyak diminati pasar memberikan return lebih tinggi.


Sumber: Kompas.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Marwan Jafar memastikan, pihaknya akan tetap menyodorkan sejumlah nama ke PDI Perjuangan untuk dijadikan menteri jika bakal capres Joko Widodo terpilih menjadi presiden.

"Tentu akan bicara lebih lanjut bagaimana melakukan break down platform, ideologi, visi, secara kongkret," ujarnya di Aryadutha Hotel, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (11/5/2014) pagi.

Marwan mengaku tidak mengetahui siapa-siapa saja dari kader partainya yang akan disodorkan ke 'banteng hitam' untuk mengisi kabinet kerja Jokowi jika memenangkan pilpres. Menurutnya, pembicaraan soal itu dilakukan di tataran ketua umum partainya. Yang terpenting, lanjut Jafar, dia memastikan bahwa seluruh kadernya adalah profesional.

Menurut Marwan, kadernya bekerja dan mengerti persoalan-persoalan kerakyatan. Sejumlah kadernya juga blusukan dan berkomunikasi ke daerah-daerah. "Saya tegaskan kader partai kita banyak yang profesional. Ingat bahwa kepemimpinan itu dilahirkan dari partai, jadi jangan dikira kader partai itu bukan orang yang profesional," lanjut Jafar.

Sebelumnya, bakal calon presiden PDI Perjuangan Joko Widodo sering menyebut kerja sama politik yang dijalinnya dengan partai politik lain tidak mengedepankan bagi-bagi kursi. Pihaknya lebih mementingkan komitmen kerja sama menyelesaikan persoalan bangsa. Bahkan, Jokowi juga sempat menyebut jika terpilih menjadi presiden, kabinet kerja di bawahnya bakal diisi lebih banyak oleh sosok berlatarbelakang profesional ketimbang berlatar belakang partai politik.

Hingga kini, dua partai politik telah merapat ke PDI Perjuangan dan turut mengusung Jokowi sebagai calon presiden, yakni Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan PKB. (Fabian Januarius Kuwado)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×