kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pidato di KTT ke-23 ASEAN-China, Jokowi singgung vaksin corona


Kamis, 12 November 2020 / 17:30 WIB
Presiden Joko Widodo memberikan pidato di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN - China melalui video conference dari Istana Bogor, Kamis (12/11).


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung masalah vaksin virus corona (Covid-19) saat menyampaikan pidato di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-23 ASEAN - China.

Dalam pidatonya, Jokowi mengapresiasi langkah Pemerintah China terutama terkait partisipasinya dalam COVAX dan menjadikan vaksin corona sebagai barang publik global.

"Kita harus bekerja sama dalam memenuhi kebutuhan obat-obatan dan vaksin Covid-19 di kawasan," ujar Jokowi saat berpidato melalui video conference di Istana Bogor, Kamis (12/11).

Baca Juga: Jokowi optimistis ASEAN travel corridor bisa dongkrak ekonomi

Ketersediaan vaksin menjadi hal penting dalam mengendalikan pandemi corona. Hal itu tidak hanya penting bagi Indonesia tetapi juga bagi seluruh negara di kawasan.

Sehingga nantinya negara di kawasan dapat memulai pemulihan ekonomi dengan baik. Saat ini, Indonesia tengah melakukan uji klinis tahap ketiga untuk vaksin Sinovac yang berasal dari China.

Selain dengan Sinovac, Indonesia juga bekerja sama untuk mendapatkan vaksin dengan sejumlah negara. Indonesia juga tengah mengembangkan vaksin buatan dalam negeri yang disebut dengan vaksin merah putih.

Sebagai informasi, berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 saat ini terdapat 452.291 kasus positif Covid-19 di Indonesia. Dari angka tersebut sebanyak 382.084 orang sembuh dan 14.933 orang meninggal dunia.

Selanjutnya: Jokowi dorong ASEAN jaga perdamaian di kawasan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×