kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.060   58,00   0,32%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%

Petani Minta HPP Gabah Naik Rp 7.000 Per Kilogram, Begini Respons Bulog


Senin, 29 Januari 2024 / 15:51 WIB
Petani Minta HPP Gabah Naik Rp 7.000 Per Kilogram, Begini Respons Bulog
ILUSTRASI. Petani meminta Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani bisa naik menjadi Rp 7.000 (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Petani meminta Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani bisa naik menjadi Rp 7.000 per kilogram (kg) menyesuaian kenaikan harga produksi di sawah. 

Merespon hal ini, Sekretaris Perusahaan Perum Bulog Awaludin Iqbal mengatakan bahwa Bulog tidak dapat menentukan perubahan HPP gabah karena perannya hanya sebagai operator yang menjalankan penugasan dari pemerintah. 

"Terkait persoalan itu (perubahan HPP) itu sebenarnya ranahnya regulator, sementara Bulog hanya operator," kata Iqbal kepada Kontan.co.id, Senin (29/1). 

Iqbal mengakui bahwa saat ini memang ada kesulitan menyerap gabah dari petani. Hanya, menurutnya yang jadi sebab bukan karena HPP Bulog yang di bawah harga pasar GKP melainkan juga belum adanya panen raya di tingkat petani. 

Baca Juga: HPP Gabah di Tingkat Petani di Bawah Produksi, Pengamat: Rugi Jika Jual ke Bulog

Menurutnya penyerapan Bulog terhadap gabah petani akan kembali membaik saat petani melakukan panen raya mendatang. Pihaknya juga menjaminkan saat panen raya nanti harga beras akan mengalami penurunan. 

"Kalau biacara secara umum konsumsi itu sebenarnya rata-rata flat yang berbeda adalah produksi bulan per bulan. Itu yang membuat kecenderungan saat panen raya harga beras akan turun," jelas Iqbal. 

Sebelumnya, usulan kenaikan HPP Gabah Kering Panen (GKP) dilayangkan oleh Serikat Petani Indonesia (SPI). 

Baca Juga: SPI: Produksi Beras Dalam Negeri Tahun Ini Cukup, Tak Perlu Impor

Mereka meminta agar HPP GKP dapat menyesuaiakan kenaikan biaya produksi yang kian mahal. Untuk itu, pihaknya mengusulkan agar HPP GKP berada di kisaran Rp 7.000/kg. 

"Dengan harga HPP Rp 7.000/kg, petani sudah mendapatkan untung antara 10%-15%," Kepala Pusat Pengkajian dan Penerapan Agroekologi (P3A) SPI, Muhammad Qomarun Najmi, Minggu (28/1). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×