kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.713.000   -20.000   -0,73%
  • USD/IDR 17.951   -8,00   -0,04%
  • IDX 5.902   155,73   2,71%
  • KOMPAS100 783   23,11   3,04%
  • LQ45 589   20,16   3,54%
  • ISSI 202   4,81   2,44%
  • IDX30 335   12,48   3,87%
  • IDXHIDIV20 413   15,31   3,84%
  • IDX80 88   2,33   2,70%
  • IDXV30 111   2,33   2,15%
  • IDXQ30 108   3,73   3,59%

Petani Minta HPP Gabah Naik Rp 7.000 Per Kilogram, Begini Respons Bulog


Senin, 29 Januari 2024 / 15:51 WIB
Petani Minta HPP Gabah Naik Rp 7.000 Per Kilogram, Begini Respons Bulog
ILUSTRASI. Petani meminta Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani bisa naik menjadi Rp 7.000 (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Petani meminta Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani bisa naik menjadi Rp 7.000 per kilogram (kg) menyesuaian kenaikan harga produksi di sawah. 

Merespon hal ini, Sekretaris Perusahaan Perum Bulog Awaludin Iqbal mengatakan bahwa Bulog tidak dapat menentukan perubahan HPP gabah karena perannya hanya sebagai operator yang menjalankan penugasan dari pemerintah. 

"Terkait persoalan itu (perubahan HPP) itu sebenarnya ranahnya regulator, sementara Bulog hanya operator," kata Iqbal kepada Kontan.co.id, Senin (29/1). 

Iqbal mengakui bahwa saat ini memang ada kesulitan menyerap gabah dari petani. Hanya, menurutnya yang jadi sebab bukan karena HPP Bulog yang di bawah harga pasar GKP melainkan juga belum adanya panen raya di tingkat petani. 

Baca Juga: HPP Gabah di Tingkat Petani di Bawah Produksi, Pengamat: Rugi Jika Jual ke Bulog

Menurutnya penyerapan Bulog terhadap gabah petani akan kembali membaik saat petani melakukan panen raya mendatang. Pihaknya juga menjaminkan saat panen raya nanti harga beras akan mengalami penurunan. 

"Kalau biacara secara umum konsumsi itu sebenarnya rata-rata flat yang berbeda adalah produksi bulan per bulan. Itu yang membuat kecenderungan saat panen raya harga beras akan turun," jelas Iqbal. 

Sebelumnya, usulan kenaikan HPP Gabah Kering Panen (GKP) dilayangkan oleh Serikat Petani Indonesia (SPI). 

Baca Juga: SPI: Produksi Beras Dalam Negeri Tahun Ini Cukup, Tak Perlu Impor

Mereka meminta agar HPP GKP dapat menyesuaiakan kenaikan biaya produksi yang kian mahal. Untuk itu, pihaknya mengusulkan agar HPP GKP berada di kisaran Rp 7.000/kg. 

"Dengan harga HPP Rp 7.000/kg, petani sudah mendapatkan untung antara 10%-15%," Kepala Pusat Pengkajian dan Penerapan Agroekologi (P3A) SPI, Muhammad Qomarun Najmi, Minggu (28/1). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×