kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Perubahan Iklim Masuk Dalam RPJM


Rabu, 14 Oktober 2009 / 15:55 WIB


Reporter: Martina Prianti |



JAKARTA. Pemerintah berencana memasukkan isu perubahan iklim ke dalam rencana pembangunan jangka panjang menengah (RPJPM) 2010-2014.

Untuk itu, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menggelar seminar perubahan iklim dan prospek ketahanan nasional jangka panjang yang melibatkan sejumlah pihak.

Menteri PPN/ Kepala Bappenas Paskah Suzetta mengatakan,Indonesia sebagai negara kepulauan sangat rentan oleh berubahnya karateristik alam tersebut.

Makanya, perubahan iklim harus diantisipasi dengan di masukannya isu tersebut kedalam RPJPM. "Makanya kami sudah menyiapkan kerangka strategis dan masih membutuhkan masukan dari seluruh stake holder," ucap Paskah, Rabu (14/10).

Menurut Paskah, rancangan yang tepat sangat dibutuhkan melihat dampak sosial ekonomi sangat penting untuk segera diatasi.

Alasannya, perubahan iklim sudah dan akan makin mengurangi pendapatan para petani dan nelayan. Dari aspek geopolitik dan ketahanan negara, pemanasn global akan berdampak dengan berkurangnya garis pantai lantaran pulau-pulau terluar Indonesia tenggelam.

Untuk catatan, saat ini dari 17.580 pulau yang ada di Indonesia, sekitar 29 pulau sudah tenggelam. Pada tahun 2030, diperkirakan 2000 pulau akan tenggelam tanpa adanya peperangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×