kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Pertumbuhan konsumsi rumah tangga di kuartal III 2019 turun, begini kata ekonom


Selasa, 05 November 2019 / 18:23 WIB
ILUSTRASI. Pengunjung memilih hasil komoditas bahan makanan di sebuah hipermarket di Jakarta, Senin (20/11).


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Melihat hal ini, ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan bahwa pada kuartal III-2019 ada kecenderungan konsumen untuk mengurangi belanja dan lebih memprioritaskan belanja pendidikan.

"Ini juga seiring dengan adanya tahun ajaran baru pada kuartal III-2019," kata Josua pada Kontan.co.id, Selasa (5/11). 

Baca Juga: Tips sukses dari Miliarder Ray Dalio pendiri hedge fund terbesar di dunia

Josua menambahkan, bahwa hal ini juga bisa dilihat dari hasil survei konsumen Bank Indonesia (BI) yang menunjukkan bahwa porsi pendapatan konsumen yang dialokasikan untuk belanja cenderung menurun seiring dengan kenaikan ekspektasi harga dalam beberapa bulan ke depan.

Oleh karena itu, ini menjadi tugas pemerintah untuk menjaga konsumsi masyarakat agar, karena mengingat share ke pertumbuhan ekonomi lebih dari separuh.

Sebagai tambahan informasi, BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2019 adalah sebesar 5,02% dan menurun dari kuartal II-2019 yang sebesar 5,05%. Josua pun memprediksi bahwa untuk full year 2019, pertumbuhan ekonomi akan berada di kisaran 5,02% - 5,06%.

Baca Juga: Mengapa Elon Musk mengatakan liburan akan membunuhmu?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×