kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2020 diprediksi turun 4,9%-5,1%, ini penyebabnya


Rabu, 20 November 2019 / 17:07 WIB
ILUSTRASI. Foto areal suasana aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (14/11/2019).


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

"Kebijakan Trump yang meningkatkan hambatan perdagangan secara frontal kemudian diikuti dan menjadi model sejumlah negara," ujar Faisal pada Rabu (20/11) di Jakarta.

Setelah Amerika Serikat menarik diri dari Trans-Pacific Partnership (TPP) dan Inggris keluar dari Uni Eropa, India pun akhirnya menarik diri dari Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP).

Baca Juga: LPS pangkas bunga penjaminan menjadi 6,25%, berikut pertimbangannya

Ini pun yang akhirnya dilihat masih akan berlangsung di 2020 dan bahkan masih ada kemungkinan untuk mengalami lonjakan tajam pada tahun 2020.

Setelah arah perubahan dagang, kondisi ketidakpastian masih terlihat dalam eskalasi politik di Timur Tengah. Dinamika ini yang bisa menyebabkan volatilitas minyak mentah dunia yang juga menjadi latar belakang bagi perekonomian Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×