kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2020 diprediksi turun 4,9%-5,1%, ini penyebabnya


Rabu, 20 November 2019 / 17:07 WIB
ILUSTRASI. Foto areal suasana aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (14/11/2019).


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

"Kebijakan Trump yang meningkatkan hambatan perdagangan secara frontal kemudian diikuti dan menjadi model sejumlah negara," ujar Faisal pada Rabu (20/11) di Jakarta.

Setelah Amerika Serikat menarik diri dari Trans-Pacific Partnership (TPP) dan Inggris keluar dari Uni Eropa, India pun akhirnya menarik diri dari Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP).

Baca Juga: LPS pangkas bunga penjaminan menjadi 6,25%, berikut pertimbangannya

Ini pun yang akhirnya dilihat masih akan berlangsung di 2020 dan bahkan masih ada kemungkinan untuk mengalami lonjakan tajam pada tahun 2020.

Setelah arah perubahan dagang, kondisi ketidakpastian masih terlihat dalam eskalasi politik di Timur Tengah. Dinamika ini yang bisa menyebabkan volatilitas minyak mentah dunia yang juga menjadi latar belakang bagi perekonomian Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×