kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   2.000   0,08%
  • USD/IDR 18.057   23,00   0,13%
  • IDX 4.997   -188,50   -3,64%
  • KOMPAS100 631   -26,97   -4,10%
  • LQ45 488   -20,09   -3,95%
  • ISSI 172   -7,03   -3,92%
  • IDX30 273   -10,40   -3,67%
  • IDXHIDIV20 357   -9,37   -2,56%
  • IDX80 72   -3,02   -4,00%
  • IDXV30 101   -1,50   -1,47%
  • IDXQ30 90   -3,25   -3,49%

Pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2020 diprediksi turun 4,9%-5,1%, ini penyebabnya


Rabu, 20 November 2019 / 17:07 WIB
ILUSTRASI. Foto areal suasana aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (14/11/2019).


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

"Kebijakan Trump yang meningkatkan hambatan perdagangan secara frontal kemudian diikuti dan menjadi model sejumlah negara," ujar Faisal pada Rabu (20/11) di Jakarta.

Setelah Amerika Serikat menarik diri dari Trans-Pacific Partnership (TPP) dan Inggris keluar dari Uni Eropa, India pun akhirnya menarik diri dari Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP).

Baca Juga: LPS pangkas bunga penjaminan menjadi 6,25%, berikut pertimbangannya

Ini pun yang akhirnya dilihat masih akan berlangsung di 2020 dan bahkan masih ada kemungkinan untuk mengalami lonjakan tajam pada tahun 2020.

Setelah arah perubahan dagang, kondisi ketidakpastian masih terlihat dalam eskalasi politik di Timur Tengah. Dinamika ini yang bisa menyebabkan volatilitas minyak mentah dunia yang juga menjadi latar belakang bagi perekonomian Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×