kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Pertumbuhan ekonomi 2017 dipatok 5,3% - 5,9%


Jumat, 20 Mei 2016 / 14:03 WIB


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Pemerintah melihat kondisi ekonomi tahun 2017 lebih baik ketimbang tahun ini. Ini terlihat dari indikator makroekonoi yang ditargetkan untuk tahun depan. 

Di depan paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan, pertumbuhan ekonomi 2017 ditargetkan di level 5,3% - 5,9%. Asumsi itu dinilai sejalan dengan pemulihan ekonomi global. 

"Keberlanjutan pembangunan infrastruktur domestik diharapkan jadi motor pendorong perekonomian nasional," ujar Bambang, Jumat (20/5).

Karena itu, pemerintah masih akan fokus mengalokasikan dana untuk anggaran infrastruktur, sehingga diharapkan mendorong investasi dan daya beli masyarakat.

Khusus untuk pertumbuhan investasi, pemerintah yakin bisa mencapai dengan cara pengembangan kapasitas produksi dan daya saing. Sedangkan daya beli akan diperkuat dengan memperkuat konektivitas nasional.

Faktor pendukung lainnya adalah pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang diperkirakan tumbuh sebesar 5,1%-5,2%. Sedangkan, untuk konsumsi pemerintah diperkirakan tumbuh 6,5%


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×