kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Periksa Rini Soemarno sebagai saksi kasus Jiwasraya? Begini kata Kejagung


Selasa, 07 Januari 2020 / 06:19 WIB
ILUSTRASI. Jaksa Agung ST Burhanuddin mengacungkan jempol seusai memberikan keterangan pers terkait penanganan dan perkembangan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) di Gedung Kejaksaan Agung,


Reporter: Ferrika Sari | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kejaksaan Agung (Kejagung) membuka peluang pemanggilan mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya.

“Tidak bisa berangan-angan panggil (Rini), tapi kalau memang ada fakta yang diperlukan, kami akan melihat dari sisi siapa sumber informasi yang bisa diminta untuk memberikan keterangan,” kata Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Adi Toegarisman, Senin (6/1).

Untuk itu, Kejagung masih merumuskan tahap penyidikan selanjutnya. Jika ada fakta yang kurang, korps Adhyaksa bakal mencari sanksi lain untuk mereka mintai keterangan tambahan, termasuk memanggil Rini.

Baca Juga: Benny Tjokro membantah terlibat dalam kasus Jiwasraya

“Sekarang, kami belum bisa menentukan A, B, C, dan lainnya karena penyidikan masih berjalan,” ujar Adi.

Karena itu, Adi meminta semua pihak menunggu proses penyidikan. Saat ini, Kejaksaan masih berupaya menemukan alat bukti untuk membuktikan pelanggaran pidana, selanjutnya menghitung kerugian negara dan kemudian menetapkan tersangka.

“Penyidikan harus ada strategi yang digunakan. Kami tidak boleh terlalu terbuka karena masih tahap penyidikan,” imbuh dia.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×