kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.887   62,00   0,35%
  • IDX 6.450   47,94   0,75%
  • KOMPAS100 831   1,62   0,20%
  • LQ45 631   -1,25   -0,20%
  • ISSI 227   4,63   2,08%
  • IDX30 352   -1,25   -0,35%
  • IDXHIDIV20 429   -1,46   -0,34%
  • IDX80 95   0,08   0,09%
  • IDXV30 119   0,94   0,79%
  • IDXQ30 112   -0,32   -0,28%

Perdagangan Indonesia-China mulai gunakan renminbi


Senin, 18 Januari 2016 / 19:29 WIB


Reporter: Amailia Putri Hasniawati | Editor: A.Herry Prasetyo

JAKARTA. Penggunaan mata uang renminbi alias yuan untuk transaksi perdagangan Indonesia dengan China tampaknya akan segera teralisasi. Saat ini, otoritas bank sentral kedua negara,  Bank Indonesia dan The People's Bank of China (PBoC), tengah melakukan pembicaraan terkait hal tersebut.

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, mengatakan, total nilai transaksi perdagangan yang akan disepakati setara dengan US$ 5 miliar. "Ekstensinya (kesepakatan lebih lanjut) baru akan dibicarakan," ujar Bambang, Senin (18/1).

Seperti diketahui, guna mengurangi ketergantungan terhadap dollar Amerika Serikat (AS), pemerintah menjalin kerjasama dengan sejumlah negara yang dilakukan di level bank sentral. Kerjasama ini dilakukan melalaui bilateral currency swap arrangement (BCSA).

Bank Indonesia (BI) dan PBoC sepakat mengerek nilai plafon BCSA dari 100 reminmbi atau setara dengan US$ 15 miliar menjadi 130 miliar reminmbi atau US$ 20 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×