kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Penyerapan Dana SAL BTN Masih Rendah, Ini Respon Menkeu Purbaya


Senin, 13 Oktober 2025 / 13:47 WIB
Penyerapan Dana SAL BTN Masih Rendah, Ini Respon Menkeu Purbaya
ILUSTRASI. Menkeu Tolak Berikan Insentif Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai dialog dengan pelaku pasar modal di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (09/10/2025).KONTAN/Cheppy A. Muchlis/09/10/2025. Menkeu Purbata menyoroti rendahnya penyerapan dana pemerintah sebesar Rp 25 triliun di BTN yang seharusnya bisa terealisasi lebih cepat.?


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti rendahnya penyerapan dana pemerintah sebesar Rp 25 triliun di Bank Tabungan Negara (BTN) yang seharusnya bisa terealisasi lebih cepat.

Ia mengaku heran karena sebelumnya Direktur Utama BTN sempat menyatakan bahwa dana tersebut dapat terserap habis hingga akhir tahun ini.

Baca Juga: Likuiditas BPD Berlebih, Masih Perlukah Purbaya Tempatkan Dana SAL?

"Dirutnya mau ketemu saya, sampai sekarang belum sempat. Nanti saya kesana deh. Tapi harusnya sih dia kan bisa cepat nyalurin tu. Yang pertama bisa bilang bisa habis Desember kan dia. Tapi ketika saya lihat masih rendah penyerapannya agak aneh juga," kata Purbaya kepada awak media di Pelabuhan Tanjung Priok, Senin (13/10).

Menurut Purbaya, pemerintah akan terus memantau realisasi penyaluran dana tersebut. Jika hingga waktu tertentu penyerapannya tetap rendah, pemerintah membuka opsi untuk mengalihkan dana ke bank Himbara lain yang dinilai lebih siap.

"Tapi kita lihat. Kalau itu (masih rendah) ya kita geser ke tempat lain," katanya.

Untuk diketahui, BTN mendapatkan kucuran dana dari pemerintah sebesar Rp 25 triliun. Namun, hingga akhir September 2025, realisasi penyaluran kredit baru mencapai Rp 4,8 triliun.

Baca Juga: Aturan DHE Bakal Direvisi Lagi, Menkeu Purbaya: Hasilnya Belum Signifikan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×