kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Penyerapan Dana SAL BTN Masih Rendah, Ini Respon Menkeu Purbaya


Senin, 13 Oktober 2025 / 13:47 WIB
Penyerapan Dana SAL BTN Masih Rendah, Ini Respon Menkeu Purbaya
ILUSTRASI. Menkeu Tolak Berikan Insentif Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai dialog dengan pelaku pasar modal di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (09/10/2025).KONTAN/Cheppy A. Muchlis/09/10/2025. Menkeu Purbata menyoroti rendahnya penyerapan dana pemerintah sebesar Rp 25 triliun di BTN yang seharusnya bisa terealisasi lebih cepat.?


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti rendahnya penyerapan dana pemerintah sebesar Rp 25 triliun di Bank Tabungan Negara (BTN) yang seharusnya bisa terealisasi lebih cepat.

Ia mengaku heran karena sebelumnya Direktur Utama BTN sempat menyatakan bahwa dana tersebut dapat terserap habis hingga akhir tahun ini.

Baca Juga: Likuiditas BPD Berlebih, Masih Perlukah Purbaya Tempatkan Dana SAL?

"Dirutnya mau ketemu saya, sampai sekarang belum sempat. Nanti saya kesana deh. Tapi harusnya sih dia kan bisa cepat nyalurin tu. Yang pertama bisa bilang bisa habis Desember kan dia. Tapi ketika saya lihat masih rendah penyerapannya agak aneh juga," kata Purbaya kepada awak media di Pelabuhan Tanjung Priok, Senin (13/10).

Menurut Purbaya, pemerintah akan terus memantau realisasi penyaluran dana tersebut. Jika hingga waktu tertentu penyerapannya tetap rendah, pemerintah membuka opsi untuk mengalihkan dana ke bank Himbara lain yang dinilai lebih siap.

"Tapi kita lihat. Kalau itu (masih rendah) ya kita geser ke tempat lain," katanya.

Untuk diketahui, BTN mendapatkan kucuran dana dari pemerintah sebesar Rp 25 triliun. Namun, hingga akhir September 2025, realisasi penyaluran kredit baru mencapai Rp 4,8 triliun.

Baca Juga: Aturan DHE Bakal Direvisi Lagi, Menkeu Purbaya: Hasilnya Belum Signifikan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×