kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Penyerapan Dana SAL BTN Masih Rendah, Ini Respon Menkeu Purbaya


Senin, 13 Oktober 2025 / 13:47 WIB
Penyerapan Dana SAL BTN Masih Rendah, Ini Respon Menkeu Purbaya
ILUSTRASI. Menkeu Tolak Berikan Insentif Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai dialog dengan pelaku pasar modal di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (09/10/2025).KONTAN/Cheppy A. Muchlis/09/10/2025. Menkeu Purbata menyoroti rendahnya penyerapan dana pemerintah sebesar Rp 25 triliun di BTN yang seharusnya bisa terealisasi lebih cepat.?


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti rendahnya penyerapan dana pemerintah sebesar Rp 25 triliun di Bank Tabungan Negara (BTN) yang seharusnya bisa terealisasi lebih cepat.

Ia mengaku heran karena sebelumnya Direktur Utama BTN sempat menyatakan bahwa dana tersebut dapat terserap habis hingga akhir tahun ini.

Baca Juga: Likuiditas BPD Berlebih, Masih Perlukah Purbaya Tempatkan Dana SAL?

"Dirutnya mau ketemu saya, sampai sekarang belum sempat. Nanti saya kesana deh. Tapi harusnya sih dia kan bisa cepat nyalurin tu. Yang pertama bisa bilang bisa habis Desember kan dia. Tapi ketika saya lihat masih rendah penyerapannya agak aneh juga," kata Purbaya kepada awak media di Pelabuhan Tanjung Priok, Senin (13/10).

Menurut Purbaya, pemerintah akan terus memantau realisasi penyaluran dana tersebut. Jika hingga waktu tertentu penyerapannya tetap rendah, pemerintah membuka opsi untuk mengalihkan dana ke bank Himbara lain yang dinilai lebih siap.

"Tapi kita lihat. Kalau itu (masih rendah) ya kita geser ke tempat lain," katanya.

Untuk diketahui, BTN mendapatkan kucuran dana dari pemerintah sebesar Rp 25 triliun. Namun, hingga akhir September 2025, realisasi penyaluran kredit baru mencapai Rp 4,8 triliun.

Baca Juga: Aturan DHE Bakal Direvisi Lagi, Menkeu Purbaya: Hasilnya Belum Signifikan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×