kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.927   18,00   0,10%
  • IDX 5.943   17,05   0,29%
  • KOMPAS100 770   4,91   0,64%
  • LQ45 595   5,40   0,92%
  • ISSI 205   -0,19   -0,09%
  • IDX30 331   2,96   0,90%
  • IDXHIDIV20 424   2,54   0,60%
  • IDX80 88   0,63   0,72%
  • IDXV30 116   0,69   0,59%
  • IDXQ30 108   0,68   0,63%

Penurunan investasi menjadi sumber utama kontraksi ekonomi Indonesia di 2020


Jumat, 05 Februari 2021 / 11:59 WIB
ILUSTRASI. Kepala BPS Suhariyanto saat memaparkan inflasi Januari 2021, Senin (1/2) di kantor BPS Pusat, Jakarta.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Pun dengan ekspor, di sepanjang tahun lalu, ekspor terpantau tumbuh negatif 7,70% yoy. Sementara impor di sepanjang tahun 2020 tumbuh negatif 14,71% yoy.

Satu-satunya yang tumbuh positif dari sisi pengeluaran adalah konsumsi pemerintah. BPS mencatat, konsumsi pemerintah tumbuh 1,94% yoy. Namun, nampak melambat bila dibandingkan dengan tahun 2019 yang sebesar 3,26% yoy.

“Perlambatan pertumbuhan konsumsi pemerintah disebabkan perlambatan pertumbuhan belanja pegawai pada tahun 2020 yang tumbuh 1,18% yoy, lebih rendah dibandingkan tahun 2019 yang tumbuh 8,49% yoy,” tandas Suhariyanto.

Selanjutnya: Fokus kebutuhan dan daya beli konsumen, Unilever (UNVR) optimistis hadapi 2021

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×