kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Penurunan investasi menjadi sumber utama kontraksi ekonomi Indonesia di 2020


Jumat, 05 Februari 2021 / 11:59 WIB
ILUSTRASI. Kepala BPS Suhariyanto saat memaparkan inflasi Januari 2021, Senin (1/2) di kantor BPS Pusat, Jakarta.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Pun dengan ekspor, di sepanjang tahun lalu, ekspor terpantau tumbuh negatif 7,70% yoy. Sementara impor di sepanjang tahun 2020 tumbuh negatif 14,71% yoy.

Satu-satunya yang tumbuh positif dari sisi pengeluaran adalah konsumsi pemerintah. BPS mencatat, konsumsi pemerintah tumbuh 1,94% yoy. Namun, nampak melambat bila dibandingkan dengan tahun 2019 yang sebesar 3,26% yoy.

“Perlambatan pertumbuhan konsumsi pemerintah disebabkan perlambatan pertumbuhan belanja pegawai pada tahun 2020 yang tumbuh 1,18% yoy, lebih rendah dibandingkan tahun 2019 yang tumbuh 8,49% yoy,” tandas Suhariyanto.

Selanjutnya: Fokus kebutuhan dan daya beli konsumen, Unilever (UNVR) optimistis hadapi 2021

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×