kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.710.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.876   93,00   0,52%
  • IDX 6.268   -97,49   -1,53%
  • KOMPAS100 822   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,34   -1,31%
  • ISSI 217   -4,16   -1,89%
  • IDX30 351   -4,37   -1,23%
  • IDXHIDIV20 429   -5,35   -1,23%
  • IDX80 94   -1,42   -1,49%
  • IDXV30 118   -1,74   -1,46%
  • IDXQ30 112   -1,22   -1,08%

Penurunan investasi menjadi sumber utama kontraksi ekonomi Indonesia di 2020


Jumat, 05 Februari 2021 / 11:59 WIB
ILUSTRASI. Kepala BPS Suhariyanto saat memaparkan inflasi Januari 2021, Senin (1/2) di kantor BPS Pusat, Jakarta.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Pun dengan ekspor, di sepanjang tahun lalu, ekspor terpantau tumbuh negatif 7,70% yoy. Sementara impor di sepanjang tahun 2020 tumbuh negatif 14,71% yoy.

Satu-satunya yang tumbuh positif dari sisi pengeluaran adalah konsumsi pemerintah. BPS mencatat, konsumsi pemerintah tumbuh 1,94% yoy. Namun, nampak melambat bila dibandingkan dengan tahun 2019 yang sebesar 3,26% yoy.

“Perlambatan pertumbuhan konsumsi pemerintah disebabkan perlambatan pertumbuhan belanja pegawai pada tahun 2020 yang tumbuh 1,18% yoy, lebih rendah dibandingkan tahun 2019 yang tumbuh 8,49% yoy,” tandas Suhariyanto.

Selanjutnya: Fokus kebutuhan dan daya beli konsumen, Unilever (UNVR) optimistis hadapi 2021

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×