kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.060   58,00   0,32%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%

Pengusaha tolak kenaikan cukai


Kamis, 08 Oktober 2015 / 10:53 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Rencana pemerintah menaikkan penerimaan negara dari kenaikan tarif cukai dan pajak pertambahan nilai (PPN) menuai protes.

Ketua Asosiasi Masyarakat Tembakau Indonesia (AMTI) Budidoyo bilang, akibat tekanan ekonomi yang besar, telah banyak terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK).

"Sebanyak 30.000 pekerja rokok kretek telah di-PHK. Tingginya target cukai rokok pun memberatkan pengusaha," katanya.

Makanya, AMTI menolak keras kenaikan target cukai tahun depan.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengatakan target cukai tahun depan menjadi Rp 145,7 triliun dalam RAPBN 2016 terlalu berat.

Normalnya  target kenaikan penerimaan cukai hanya 7% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.

Apalagi kondisi ekonomi sedang melambat.

Pada tahun ini, dia memperkirakan, realisasi penerimaan cukai hanya akan mencapai 93,24% dari target Rp 145,34 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×