kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   0,00   0,00%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Penghitungan DAU diubah sesuai setoran negara


Selasa, 04 April 2017 / 19:48 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Pemerintah akan mengubah rumus perhitungan dana alokasi umum (DAU). Rumus perhitungan dana alokasi khusus yang selama ini dihitung secara tetap berdasarkan pendapatan domestik netto akan diubah menjadi lebih dinamis.

Presiden Joko Widodo mengatakan, dengan perubahan ini nantinya dana alokasi umum (DAU) yang diberikan pemerintah pusat akan mengikuti dinamika, termasuk pendapatan negara. Ketika pendapatan negara turun atau tidak tercapai maka dana alokasi umum yang digelontorkan ke daerah akan disesuaikan dengan penurunan pendapatan tersebut.

Jokowi mengatakan, perubahan rumus perhitungan dana alokasi umum tersebut dilakukan karena dia ingin daerah punya peran sama dengan pemerintah pusat dalam mengelola anggaran. Selain itu, langkah tersebut juga dilakukan karena selama ini banyak dana alokasi umum yang tidak dimanfaatkan dengan baik oleh pemerintah daerah dan terparkir nganggur di BPD.

"Itu enak sekali, kami di pusat pontang-panting cari pendapatan dan sering tidak tercapai, tapi rumusnya tetap," katanya di Jakarta, Selasa (4/4).

Sri Mulyani, Menteri Keuangan sementara itu mengatakan, perubahan rumus perhitungan dana alokasi umum tersebut nantinya akan berdampak; daerah harus memperbaiki perencanaan penggunaan anggaran mereka. "Barang, pegawai, modal harus dibuat prioritas sehingga ketika ada perubahan, khususnya penurunan tidak akan mengganggu," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×