kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.913   2,00   0,01%
  • IDX 6.430   95,68   1,51%
  • KOMPAS100 848   12,61   1,51%
  • LQ45 639   6,30   1,00%
  • ISSI 222   4,12   1,89%
  • IDX30 359   2,57   0,72%
  • IDXHIDIV20 441   0,41   0,09%
  • IDX80 97   1,35   1,42%
  • IDXV30 120   1,10   0,92%
  • IDXQ30 115   0,32   0,28%

Partisipasi pemilih Indonesia tertinggi di dunia


Selasa, 14 Oktober 2014 / 11:21 WIB
ILUSTRASI. Pisang adalah salah satu obat asam lambung alami.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Komisi Pemilihan Umum (KPU) hari ini, Selasa (14/10) menggelar evaluasi dan melaporkan hasil pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) tahun 2014. Dalam laporannya, Ketua KPU Husni Kamil mengatakan, jumlah masyarakat yang menggunakan pilihnya mencapai 75% dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Jumlah itu merupakan yang tertinggi, jika dibandingkan pelaksanaan pemilihan umum langsung diseluruh dunia. "Bahkan kita mengalahkan jumlah partisipasi Amerika Serikat," ujar Husni, Selasa (14/10) di Istana Negara, Jakarta.

Seperti diketahui, sama halnya dengan Indonesia Amerika Serikat yang merupakan salah satu negara berpenduduk terbanyak, menggunakan sistem pemilihan langsung. Sementara negara dengan jumlah penduduk terbanyak lainnya, yaitu India menggunakan sistem parlementer.

Husni juga bilang, jumlah masyarakat yang menggunakan hak pilihnya pada pemilihan legislatif sebanyak 140.044.467 dari jumlah DPT 187.852.992. Sementara pada pemilihan presiden jumlah pengguna hak suaranya berkurang menjadi 134.953.967 orang.

Namun, jumlah parrtisipasi itu masih dibawah target yang ditetapkan pemerintahan SBY dalam Rencana Jangka Menengah Nasional 2009-2014 sebesar 190.307.698 orang. Husni juga bilang, segenap jajarannya telah berusaha keras agar pelaksanaan pemilu bisa berlangsung demokratis.

Acara tersebut juga dihadiri SBY, yang secara resmi telah membuka dan meresmikan. Dalam sambutannya, Ia mengapresiasi apa yang telah dilakukan KPU beserta jajarannya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×