kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Pemerintah yakin angka kemiskinan di bawah 10%


Kamis, 27 September 2012 / 13:53 WIB
ILUSTRASI. Jacinda Ardern. (AAP Image/POOL, Hagen Hopkins) 


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah terus berupaya mengurangi angka kemiskinan melalui berbagai macam kebijakan pengentasan kemiskinan. Targetnya sampai akhir tahun 2014, angka kemiskinan tinggal di bawah 10% dan pengangguran di bawah 5%.

"Kita patut mensyukuri, tahun ini 6,3% angka pengangguran, 11,9% angka kemiskinan," kata Menteri Koperasi dan UKM Syarifuddin Hasan, Kamis (27/9).

Syarif memberikan contoh salah satu program unggulan pengentasan kemiskinan yakni Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri. Tahun ini merupakan tahun kelima pelaksanaan program PNPM Mandiri. Total anggaran PNPM Mandiri di pelbagai kementerian dan lembaga menapai Rp 54,23 triliun.

"Program PNPM terus diperluas, lokasi, alokasi, maupun penerima manfaat. Masyarakat diajarkan berdaya dan berkarya, sehingga program ini dapat menempatkan manusia sebagai subyek pembangunan," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×