kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Pemerintah yakin angka kemiskinan di bawah 10%


Kamis, 27 September 2012 / 13:53 WIB
ILUSTRASI. Jacinda Ardern. (AAP Image/POOL, Hagen Hopkins) 


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah terus berupaya mengurangi angka kemiskinan melalui berbagai macam kebijakan pengentasan kemiskinan. Targetnya sampai akhir tahun 2014, angka kemiskinan tinggal di bawah 10% dan pengangguran di bawah 5%.

"Kita patut mensyukuri, tahun ini 6,3% angka pengangguran, 11,9% angka kemiskinan," kata Menteri Koperasi dan UKM Syarifuddin Hasan, Kamis (27/9).

Syarif memberikan contoh salah satu program unggulan pengentasan kemiskinan yakni Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri. Tahun ini merupakan tahun kelima pelaksanaan program PNPM Mandiri. Total anggaran PNPM Mandiri di pelbagai kementerian dan lembaga menapai Rp 54,23 triliun.

"Program PNPM terus diperluas, lokasi, alokasi, maupun penerima manfaat. Masyarakat diajarkan berdaya dan berkarya, sehingga program ini dapat menempatkan manusia sebagai subyek pembangunan," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×