kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.039   31,00   0,17%
  • IDX 6.276   41,68   0,67%
  • KOMPAS100 823   5,05   0,62%
  • LQ45 628   4,10   0,66%
  • ISSI 217   0,96   0,45%
  • IDX30 353   2,67   0,76%
  • IDXHIDIV20 433   2,17   0,51%
  • IDX80 94   0,51   0,55%
  • IDXV30 119   0,51   0,43%
  • IDXQ30 112   0,56   0,50%

Pemerintah tekan harga pangan jelang Lebaran


Kamis, 18 Mei 2017 / 15:26 WIB


Reporter: Ramadhani Prihatini | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Pemerintah terus menjaga stabilisasi harga pangan menjelang Ramadan. Kementerian Perdagangan bersama Kementerian Pertanian melakukan sejumlah langkah pengendalian dari distributor sampai ke pengecer.

Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita memastikan harga pangan jelang Lebaran akan bisa ditekan. Ia menyebut salah satu yang sedang ditekan harganya ialah bawang putih.

Bawang putih yang beberapa hari lalu harganya melonjak tinggi hingga Rp 55.000, Enggartiasto bilang kini sudah mendekati harga Rp 38.000.

Selain itu, Mendag juga terus menjaga komitmen stabilitas harga tiga bahan pokok di ritel modern, yakni harga gula pasir Rp 12.500, harga minyak goreng kemasan sederhana Rp 11.000 per liter dan daging beku Rp 80.000 per kilogram.

"Nanti semua aman, harga beras stabil, gula pasir stabil, minyak goreng stabil, daging beku stabil," kata Enggartiasto, Kamis (18/5).

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan pihaknya juga terus memantau pergerakan harga. Ia bilang, jika terjadi kenaikan harga Kementerian Pertanian akan turun ke lapangan untuk mencari penyebabnya seperti penimbunan bawang putih di Marunda, Jakarta Utara beberapa hari lalu.

"Jika harga bergerak naik sedikit, kami turun dan kejar cari penyebabnya," ujar Amran.

Amran juga memastikan sejumlah bahan pangan pokok tidak akan naik menjelang Lebaran stok yang cukup dan operasi pasar yang berjalan dengan baik. Selain itu, Kementerian Pertanian juga terus memonitor distribusi pangan.

"Insya Allah (tidak akan naik). Tidak ada alasan harga naik," kata Amran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×