kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.862   19,00   0,11%
  • IDX 8.232   -33,16   -0,40%
  • KOMPAS100 1.161   -7,12   -0,61%
  • LQ45 831   -8,03   -0,96%
  • ISSI 295   -0,61   -0,21%
  • IDX30 433   -2,76   -0,63%
  • IDXHIDIV20 518   -3,41   -0,66%
  • IDX80 130   -0,96   -0,74%
  • IDXV30 143   -0,20   -0,14%
  • IDXQ30 140   -1,18   -0,83%

Pemerintah tambah subsidi bunga untuk relaksasi KUR bagi UMKM terdampak corona


Kamis, 04 Juni 2020 / 12:52 WIB
Pemerintah tambah subsidi bunga untuk relaksasi KUR bagi UMKM terdampak corona
ILUSTRASI. Pengunjung mengamati produk unggulan yang dipamerkan pada Koperasi dan UMKM Expo di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (7/8/2019). Pameran berbagai produk unggulan yang berlangsung pada 7 sampai 11 Agustus 2019 itu bertujuan untuk meningkatkan omzet dan kenaikan


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Noverius Laoli

Kebijakan KUR bagi calon penerima KUR terdampak Covid-19 dijelaskan Hanung terdiri dari beberapa bentuk, yakni relaksasi pemenuhan persyaratan administrasi, seperti surat keterangan usaha, NPWP atau dokumen lainnya, dan/atau relaksasi pemenuhan berupa penundaan sementara penyampaian dokumen administrasi, sampai berakhirnya pandemi Covid-19 yang ditetapkan oleh pemerintah.

Selain itu, kebijakan KUR bagi para penerima KUR terdampak Covid-19 juga termasuk pemberian tambahan berupa subsidi bunga/margin KUR sebesar 6% selama 3 bulan pertama, dan 3% selama 3 bulan kedua, selama 6 bulan, paling lama hingga 31 Desember 2020.

Baca Juga: Waduh, PLN batasi produksi listrik pembangkit EBT di Sumut

Sementara, relaksasi ketentuan khusus KUR bagi para penerima KUR terdampak Covid-19 berupa penundaan pembayaran angsuran pokok paling lama 6 bulan, berlaku mulai 1 April 2020 hingga 31 Desember 2020.

Terdapat pula restrukturisasi kredit berupa perpanjangan jangka waktu, penambahan limit plafon KUR, dan/atau penundaan pemenuhan persyaratan administratif dalam proses restrukturisasi, sampai dengan berakhirnya pandemi Covid-19.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×