kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.686   100,00   0,57%
  • IDX 6.508   -215,46   -3,20%
  • KOMPAS100 863   -29,86   -3,34%
  • LQ45 642   -16,32   -2,48%
  • ISSI 235   -7,52   -3,09%
  • IDX30 364   -7,63   -2,06%
  • IDXHIDIV20 450   -5,73   -1,26%
  • IDX80 99   -3,10   -3,05%
  • IDXV30 127   -2,37   -1,83%
  • IDXQ30 117   -1,78   -1,50%

Pemerintah Tambah Kekuatan Alutsista, Prabowo Waspadai Risiko Geopolitik


Senin, 18 Mei 2026 / 13:46 WIB
Pemerintah Tambah Kekuatan Alutsista, Prabowo Waspadai Risiko Geopolitik
ILUSTRASI. Presiden Prabowo hadiri KTT ke-48 ASEAN (ANTARA FOTO/HO-BPMI)


Reporter: Leni Wandira | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto menegaskan penambahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) menjadi bagian penting dalam memperkuat pertahanan nasional di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global.

Hal tersebut disampaikan Prabowo usai menyerahkan sejumlah alutsista strategis kepada TNI di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (18/5).

Alutsista yang diserahkan meliputi enam pesawat tempur MRCA Rafale, empat pesawat Falcon 8X, satu pesawat Airbus A400M MRTT, satu missile meteor, enam smart weapon hammer, serta satu radar GCI GM403.

Baca Juga: IHSG Anjlok 4,31% Awal Perdagangan Senin (18/5), Ini Respons Menkeu Purbaya

“Ini saya kira salah satu tonggak penambahan kekuatan,” ujar Prabowo dalam keterangannya, Senin (18/5).

Menurut dia, penguatan pertahanan harus terus dilakukan sebagai langkah penangkal atau deterrent guna menjaga kepentingan nasional Indonesia.

“Kita harus terus tingkatkan kekuatan pertahanan kita sebagai penangkal, sebagai deterrent, kita tidak punya kepentingan selain untuk menjaga wilayah kita sendiri,” katanya.

Prabowo menilai kondisi geopolitik dunia saat ini dipenuhi ketidakpastian sehingga setiap negara perlu memiliki sistem pertahanan yang kuat untuk menjaga stabilitas dan kedaulatan negara.

“Tapi kita lihat kondisi dunia, geopolitik penuh dengan ketidakpastian, dan kita tahu bahwa pertahanan syarat utama untuk stabilitas, jaminan bahwa kita bisa berdaulat,” tuturnya.

Ia menambahkan pemerintah akan melanjutkan pembangunan kekuatan pertahanan secara bertahap dan berkelanjutan di seluruh matra, baik darat, laut, maupun udara.

“Dalam waktu yang akan datang, terus akan kita bangun kekuatan kita. Kita ingin mengamankan wilayah udara, wilayah laut, dan tentunya wilayah daratan kita,” tandasnya.

Sebelumnya, Prabowo secara simbolis menyerahkan kunci pesawat kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto yang kemudian diteruskan kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono. Penyerahan tersebut menjadi bagian dari upaya modernisasi alutsista nasional.

Baca Juga: Dukung Program 3 Juta Rumah, Bank Tanah Alokasikan Ratusan Hektare Lahan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×