kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Pemerintah tak akan ubah target lifting tahun depan


Kamis, 26 Agustus 2010 / 14:34 WIB


Reporter: Irma Yani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Tantangan DPR untuk menaikkan produksi minyak menjadi sejuta barel per hari masih sulit dipenuhi pemerintah. Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan masih banyak hambatan dalam produksi minyak nasional.

Karena itu, Hatta bilang hambatan-hambatan harus dihilangkan terlebih dahulu untuk bisa mencapai target 1 juta barel per hari tersebut. "Kalau kerja keras seharusnya bisa," ujarnya, Kamis (26/8).

Dia mencontohkan seperti produksi minyak di Blok Cepu. Menurut Hatta, pemerintah harus bisa mengatasi pemasangan pipa untuk mengalirkan minyak tersebut ke armada pengangkutan dalam tempo sebulan.

Alhasil, pemerintah masih memasang target lifting minyak sebesar 970.000 barel per hari untuk tahun depan. Sebab, target volume produksi minyak berimplikasi pada penerimaan negara. "Kalau tiba-tiba penerimaan tidak sesuai padahal semua belanja sudah dianggarkan nanti bagaimana," katanya.

Sebelumnya, kalangan DPR mendesak pemerintah mengatrol target produksi minyak nasional menjadi 1 juta barel per hari. Ini karena ada tambahan produksi minyak di Blok Cepu. Selain itu, para politisi Senayan meminta pemerintah mencari sumber-sumber minyak baru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×