kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pemerintah Spanyol minta MRA dengan Indonesia


Jumat, 30 Januari 2015 / 13:41 WIB
ILUSTRASI. JAKARTA,3/8-PROGRES LRT JABODEBEK. Rangkaian kereta LRT Jabodebek berada di jalur yang melintasi kawasan gatot Subroto, Jakarta, Kamis (3/8/2023). Saat ini progres LRT Jabodebek sudah mencapai 91,53 persen. 'Hanya tinggal melakukan integrasi persinyalan kereta. Foto: KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Benediktus Krisna Yogatama | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Pemerintah Spanyol mengusulkan adanya Mutual Recognition Agreement (MRA) sebagai penjajakan investasi di Indonesia. Direktur Jenderal Kerjasama Industri Internasional Kementerian Perindustrian Agus Tjahajana mengatakan, Pemerintah Spanyol menawarkan apa yang bisa mereka lakukan di Indonesia.

"Belum ada investasi. Tapi mereka mengatakan siap melakukan peningkatan kerjasama pertukaran," ujar Agus usai bertemu dengan duta besar Spanyol untuk Indonesia di Gedung Kementerian Perindustrian, Jumat (30/1). Beberapa sektor yang dilirik oleh Spanyol di bidang airspace. 

Agus mengatakan Spanyol dan Indonesia pernah memiliki hubungan mesra. "Kedua negara dulu pernah mesra sekali, di bidang penerbangan saat dengan adanya PT Dirgantara Indonesia. Untuk memperkuat kerjasama kembali Spanyol menawarkan kerjasama MRA dengan pemerintah Indonesia. "Untuk memperkuat kerjasama perdagangan antara kedua negara," ujar Agus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×