kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Pemerintah siapkan tim sinkronisasi data pangan


Minggu, 14 Februari 2016 / 18:48 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Pemerintah berencana untuk membentuk tim sinkronisasi data pangan. Dalam Rapat Koordinasi tentang Pangan yang digelar pekan kemarin tim tersebut rencananya akan dibentuk dalam satu dua minggu ini.

Panggah Susanto, Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian mengatakan, tim tersebut nantinya akan diberikan beberapa tugas oleh pemerintah. Pertama, membuat pemetaan mengenai data produksi pangan dan kebutuhannya.

Kedua, membuat pemetaan mengenai gudang logistik sebagai tempat untuk penyimpanan produksi pangan.  Selain itu, soal tindak lanjut paska panen juga akan menjadi perhatian tim ini.

"Inti tugasnya memperjelas data pangan," katanya kepada KONTAN pekan kemarin (12/2).

Pemerintah kata Panggah berharap, pembentukan tim ini ke depannya bisa membuat kebijakan pangan di dalam negeri lebih baik, dan harganya terjangka bagi masyarakat. Darmin Nasution, Menteri Koordinator Perekonomian mengatakan, selain membentuk tim tersebut, untuk memperbaiki harga pangan, pemerintah juga akan memperluas penugasan bagi BUMN dengan melibatkan mereka dalam proses distribusi produk pertanian.

Penugasan tersebut akan diberikan kepada BUMN yang bergerak di bidang perdagangan. "Tidak ditugaskan ke Bulog lagi, terlalu banyak nanti kerjaan Bulog," kata Darmin di Kantornya Selasa (9/2).

Darmin mengatakan, penugasan tersebut diberikan dalam rangka memperbaiki jalur distribusi produk pertanian yang selama ini buruk dan memicu pergerakan harga produk pertanian tidak menentu. Sayang, Darmin belum mau menjelaskan secara rinci mengenai BUMN yang akan diberi penugasan tersebut

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×