kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Pemerintah Siapkan Tambahan Proyek Infrastruktur


Sabtu, 21 Februari 2009 / 08:23 WIB


Reporter: Uji Agung Santosa |

JAKARTA. Pemerintah mempersiapkan tambahan daftar proyek yang siap jalan terkait rencana penambahan alokasi stimulus fiskal di bidang infrastruktur pada 2009. Tak tanggung-tanggung, dari alokasi saat ini sebesar Rp 7,5 triliun, pemerintah telah mempersiapkan diri bahkan di angka Rp 20 triliun.

Deputi Menko Perekonomian Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bambang Susantono mengatakan jika permintaan tambahan itu disetujui, maka pemerintah akan memilih proyek sesuai dengan kriteria DPR. "Kita juga akan melihat dari daftar panjang yang telah masuk dari kementerian dan lembaga (K/L)," kata Bambang di Jakarta, kemarin.

Ia menambahkan, sebenarnya proyek-proyek infrastruktur tersebut bisa jalan pada Maret 2009 ini. Namun realisasi pelaksanaannya akan sangat tergantung dari persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), dalam arti semakin cepat DPR setuju akan semakin baik. "Dari segi kriteria kita minta adalah proyek-proyek yang sudah siap anggaran dan pelaksanaan," katanya.

Ia yakin, jumlah stimulus infrastruktur yang dianggarkan pemerintah sebesar Rp 7,5 triliun yang langsung infrastruktur bakal mampu 1 juta tenaga kerja secara langsung. Namun jumlah itu akan membesar jika, ternyata DPR lama dalam memberikan persetujuan. Untuk mempercepat penyelesaian proyek maka penambahan tenaga kerja perlu dilakukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×