kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Pemerintah Siapkan Stimulus Wisata dan Transportasi Sambut Ramadan dan Lebaran 2026


Sabtu, 14 Februari 2026 / 06:58 WIB
Pemerintah Siapkan Stimulus Wisata dan Transportasi Sambut Ramadan dan Lebaran 2026
ILUSTRASI. Suasana Stasiun Pasar Senen Jelang Larangan Mudik (Tribunnews/Jeprima)


Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menyiapkan berbagai stimulus untuk mendorong perputaran ekonomi menjelang Ramadan dan Lebaran 2026. Salah satu fokus utama adalah sektor wisata dan perjalanan, yang diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus mendukung industri pariwisata domestik.

Dari sektor wisata, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menggelar pameran Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) Travel Fair di Mal Kota Kasablanka pada 13–15 Februari 2026.

Staf Ahli Menteri Bidang Transformasi Digital dan Inovasi Pariwisata Kemenpar, Masruroh, menyampaikan bahwa melalui BBWI pemerintah menghadirkan berbagai tenant penyedia paket wisata. Selain itu, pengunjung juga dapat memanfaatkan diskon tiket perjalanan.

"Kami berkolaborasi dengan menyediakan (diskon tiket) PT Kereta Api Indonesia (KAI), PT Pelni, serta dengan maskapai pesawat," ujar Masruroh dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Baca Juga: Pemerintah Diskon Tarif Transportasi dan Perkuat Perlinsos Jelang Lebaran 2026

Menurut Masruroh, pameran ini digelar karena banyak paket wisata dan perjalanan yang sudah ditawarkan, tetapi belum dikenal luas masyarakat.

"Makanya, inilah cara kita berkolaborasi dengan mal, dengan teman-teman pelaku usaha untuk semakin mempopulerkan," ujarnya. Dalam pelaksanaan BBWI, pemerintah juga bekerja sama dengan Himpunan Peritel & Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) dan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI).

Tak hanya BBWI, Kemenpar juga mendukung berbagai ajang pameran perjalanan lainnya seperti Kompas Travel Fair dan Astindo Travel Fair agar kampanye berwisata di Indonesia semakin luas.

Selain pameran luring, promosi wisata juga diperkuat melalui platform digital. Informasi paket wisata dan program promosi dapat diakses melalui laman indonesia.travel, kanal resmi Kementerian Pariwisata, serta media sosial kementerian dan asosiasi.

“Bukan hanya itu, kita juga melakukan sosialisasi ke daerah, bukan hanya untuk menjual paket wisata, tapi juga untuk memastikan bahwa kunjungan wisatawan Nusantara ke berbagai destinasi itu aman, nyaman, dan sesuai prosedur Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE),” imbuh Masruroh.

Selain stimulus wisata, pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian juga menyediakan berbagai diskon tarif transportasi untuk menyambut Lebaran 2026, dengan anggaran mencapai Rp 911,16 miliar.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Pastikan Insentif Pajak Tak Dipangkas pada 2026

Analis Kebijakan Ahli Madya yang mewakili Asisten Deputi Perdagangan Dalam Negeri, Perlindungan Konsumen, dan Tertib Niaga Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Darwin Tonggotua Siahaan, menjelaskan bahwa diskon yang diberikan mencakup:

  • Potongan tarif kereta api sebesar 30% dengan target 1,2 juta penumpang.

  • Diskon angkutan laut Pelni sebesar 30% dengan tarif dasar untuk perjalanan 11 Maret hingga 5 April 2026, menargetkan 445 ribu penumpang.

  • Diskon angkutan sungai, danau, dan penyebrangan (ASDP) berupa pembebasan tarif jasa kepelabuhanan pada 12–31 Maret 2026, menargetkan sekitar 2,4 juta penumpang dan 945 ribu unit kendaraan.

  • Diskon tiket pesawat domestik kelas ekonomi sebesar 17–18% untuk perjalanan 14–29 Maret 2026, menargetkan 3,3 juta penumpang.

Dengan berbagai stimulus ini, pemerintah berharap sektor pariwisata dan transportasi dapat berjalan optimal, meningkatkan mobilitas masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional menjelang Ramadan dan Lebaran 2026.

Selanjutnya: Cara Mudah Tutup Kartu Kredit Bank Mega dan Syaratnya

Menarik Dibaca: Bisa Jadi Playlist Kencan, 7 Lagu Romantis Ini Bikin Makin Mesra

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×