kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Pemerintah Siapkan Rp 5 Triliun Untuk Lumbung Pangan di Papua


Jumat, 12 Juni 2026 / 10:08 WIB
Pemerintah Siapkan Rp 5 Triliun Untuk Lumbung Pangan di Papua
ILUSTRASI. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (chelsea KONTAN/Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah memastikan pembangunan lumbung pangan di tanah Papua terus berlanjut untuk mendukung swasembada pangan. 

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menyebut pemerintah telah menganggarkan sebesar Rp 5 triliun untuk meningkatkan produktivitas pertanian di sana. 

"Tahun 2025 kami anggarkan Rp 2 triliun dan 2026 kami anggarkan itu Rp 3,2 triliun jadi totalnya itu Rp 5 triliun," kata Amran dalam konferensi pers di Kantornya, Kamis (11/6/2026). 

Baca Juga: Strategi BI Jaga Rupiah Mulai Berhasil, Modal Asing Berbalik Masuk

Menurut Amran, refocusing anggaran di sektor pertanian khususnya di Papua untuk memastikan harga pangan tetap terjangkau. 

Amran memastikan bahwa pembangunan lumbung pangan di Papua tidak hanya digunakan untuk beras saja. Dia menyebut telah meminta aspirasi perwakilan masyarakat dan pemerintah daerah papua untuk kebutuhan pangan di sana. 

"Kita minta aspirasinya apa yang diinginkan, mulai padi, jagung, kopi, kakao, pala, sagu ubi, jalar, singkong kita programkan semua untuk saudara-saudara kita di sana," lanjut Amran. 

Baca Juga: Kelas Menengah Indonesia Menyusut, Bank Dunia Ungkap Penyebabnya

Amran juga mengklaim bahwa rakyat Papua mendukung keberlanjutan pembangunan lumbung pangan. 

Bahkan menurutnya Pemda Papua Selatan secara khusus meminta agar ada cetak sawah kembali untuk 30 hektare untuk memperluas penanaman jagung. 

"Tadi juga minta traktor, irigasi, minta cetak sawah, semua permintaannya hampir 90% kami penuhi, dan kalau progresnya bagus 100 % akan kami penuhi," tegas Amaran. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×