kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Pemerintah putuskan impor beras akhir tahun nanti


Kamis, 23 September 2010 / 15:50 WIB


Reporter: Hans Henricus | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah telah memastikan akan membuka keran impor beras. Namun, kepastian pemerintah mengimpor beras akan diputuskan akhir tahun nanti bila ternyata stok masih dibawah 1,5 juta ton.

Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamurthi bilang impor beras hanya dilakukan jika perlukan. Saat ini, pemerintah masih berusaha menggenjot pasokan beras dari pasar domestik. menjelaskan, upaya tersebut diantaranya mempercepat pembagian bibit karena masih punya waktu tiga bulan untuk menanam, dan mendorong pengadaan antar daerah.

Bayu bilang, pemerintah akan memakai semua opsi untuk menggenjot pasokan beras. "Yang paling mendasar adalah kebutuhan rakyat terpenuhi," ujar Bayu usai acara Indonesia Business-BUMN Expo & Conference, Kamis (23/9).

Sebelumnya, Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menegaskan impor beras dilakukan untuk meningkatkan cadangan beras nasional. Sebab, pemerintah mengantisipasi iklim yang buruk dan mempengaruhi produksi beras dalam negeri.

Selain itu, impor beras untuk mengatur harga yang cenderung naik. Dengan stok yang terbatas, pemerintah kesulitan menurunkan harga beras.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×